Realisasi PBB di Dua Kecamatan Musi Rawas Ini Paling Minim
Pemerintah daerah pun terus berupaya maksimal terhadap semua sumber PAD yang ada.
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Kharisma Tri Saputra
Laporan Wartawan Tribunsumsel.Com, Eko Hepronis
TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS - Realisasi capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Musi Rawas (Mura) sudah mencapai 92 persen atau berkisar Rp 2,6 Miliar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Mura Syarizal Ali menyatakan masih ada dua kecamatan yang realisasinya belum maksimal.
Keduanya, yakni Kecamatan Selangit dan TPK yang baru tercapai sekitar Rp 35-40 juta saja.
"Kalau dari hitungan sementara, jelang akhir tahun nanti realisasi PBB sudah cukup aman. Karena, untuk sampai sekarang sudah terpenuhi 92 Persen. Walaupun memang ada sejumlah daerah yang belum tuntas dan sedikit bermasalah," katanya, Rabu (2/11/2016).
Menurut Rizal, semua langkah kebijakan telah diterapkan untuk merealisasikan capaian PAD sesuai dengan target.
"Jika ditanya secara rincian, dari Rp 2,6 Miliar. dipastikan ada dua kecamatan tertinggi capaiannya. Mulai dari Kecamatan Tugumulyo sebesar Rp 700 juta, kecamatan Megang Sakti Rp 600 juta," rincinya.
Selain itu, langkah lain untuk menggali potensi PAD dari berbagai sektor di Kabupaten Mura, Rizal menyatakan haruslah beriringan dengan arah kebijakan dari pemerintah pusat.
Pemerintah daerah pun terus berupaya maksimal terhadap semua sumber PAD yang ada.
"Jika untuk potensi serapan memang kami sadari di tahun 2016 masih banyak kekurangan. Untuk tahun depan, sesuai hasil rapat bersama Pemprov, DPAKD terpecah terbagi dua badan. Yang jelas, kita pun sesuai arah langsung Bupati untuk terus berupaya fokus pada peningkatan PAD. Sebagai prioritas utama agar tidak selalu ketergantungan dengan adanya dana pusat," katanya.