Antisipasi Serangan Susulan, Personel Polres Prabumulih Berjaga di Karya Mulya
Untuk mengantisipai agar tidak terjadinya konflik antar kampung di desa Karya Mulya Kecamatan Rambang Kapak Tengah
Penulis: Edison |
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari
TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Untuk mengantisipai agar tidak terjadinya konflik antar kampung di desa Karya Mulya Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) kota Prabumulih, sebanyak 3/4 kekuatan Polres Prabumulih dikerahkan melakukan pengamanan.
Pantauan Tribunsumsel.com, rumah milik Suhada (50) sudah dalam keadaan rusak akibat dirusak dan dibakar puluhan warga satu desa. Pengrusakan dan pembakaran itu sendiri diduga dipicu masalah kasus pengeroyokan dimana anak Suhadi dikeroyok para keluarga pelaku, namun kemudian beberapa pelaku ditangkap polisi dan hal itu membuat warga mengamuk.
"Kita tau kejadian ketika tengah menghadiri kegiatan jalan sehat dan pencanangan pemuda bebas narkoba dalam rangka sumpah pemuda oleh KNPI serta BNN di lapangan Prabujaya, namun tiba-tiba kita dapat kabar ada pengrusakan dan pembakaran rumah warga di Karya Mulya, kita lalu kerahkan pasukan mengamankan di lokasi kejadian," tegas Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE didampingi Wakapolres, Kompol Rahmat Sihotang dan Kabag Ops, Kompol Andi Supriadi SIK SH MH ketika diwawancarai di lokasi kejadian.
Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan warga tidak hanya merusak dan membakar rumah Suhada. Namun juga memukuli dua anak korban dan menghajar warga lain yang melintas di depan rumah tempat kejadian perkara.
Akibat aksi pengrusakan tersebut rumah Suhada hancur, baik jendela, pintu, kamar, ruang tamu hingga dapur dirusak dan dibakar puluhan diiduga keluarga pelaku pengeroyok anak korban.
Hingga berita ini diturunkan, pihak keamanan Polres Prabumulih bersama TNI masih standby melakukan pengamanan untuk menghindari konflik antar kampung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/rumah-milik-suhada-yang-rusak-parah-akibat_20161028_173945.jpg)