Berteduh di halte, Rizky Jadi Korban Perampokan

Siang itu, Rizky Anwar Efendi (18), bersama rekannya Muhammad Junaidi (21), warga Jalan Putri Rambut Selako Keluraan Kemang Manis KecamatanIlir Barat

TRIBUNSUMSEL.COM/SLAMET TEGUH RAHAYU
Rizky saat melapor ke Polresta Palembang 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Slamet Teguh Rahayu

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Siang itu, Rizky Anwar Efendi (18), bersama rekannya Muhammad Junaidi (21), warga Jalan Putri Rambut Selako Keluraan Kemang Manis KecamatanIlir Barat (IB) I ini melintasi kawasan Jalan Basuki Rahmat.

Namun, karena hujan yang cukup deras melanda, membuat keduanyapun akhirnya berteduh di sebuah halte di kawasan Jalan Basuki Rahmat tersebut, Sabtu (22/10/2016).

Namun sial, sedang berteduh di kawasan tersebut, keduanya malah jadi korban perampokan, dan akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolresta Palembang.

Dihadapan petugas Rizky mengatakan, saat berteduh di kawasan tersebut, semua masih dalam keadaan aman. Namun, ketika itu datang‎ empat orang pria menggunakan dua sepeda motor menghampiri mereka.

"Kami pikir pria itu hanya hendak berteduh saja," ujarnya saat memberikan keterangan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Minggu (23/10/2016).

Namun saat berteduh itu, satu dari empat pria tersebut mendekati keduanya, dan langsung mengalungkan sebila celurit ke leher Rizky, sembari memerintahkan Rizky untuk menyerahkan barang-barang berharganya.

Ketakutan dibawah ancaman, Rizkypun tak dapat berbuat banyak. Iapun lantas memberikan barang-barang miliknya, diantaranya‎ handphone (hp) merk Samsung dan Xiaomi, dan sepeda motor Honda Vario bernopol BG 5087 KAF.

‎"Setelah mengambil barang kami, mereka berempat langsung kabur pak. Saya harap pelakunya bisa segera ditangkap," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved