Sempat Dapat Perlawanan 'Save Cinde' Ini Jadwal Pedagang Harus Segera Pindah

Direktur PD Pasar Palembang Asnawi P Ratu mengatakan pihaknya memastikan segera lakukan

Editor: M. Syah Beni
TRIBUNSUMSEL.COM/ABRIANSYAH LIBERTO
Pasar Cinde akan direvitalisasi menyamput pelaksaan Asian Games sekaligus mengubah pasar tradisional menjadi pasar modern 

Laporan Wartawan Tribun Sumsel, Sri Hidayatun

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG- Akhir oktober mendatang, para pedagang pasar cinde akan segera dilakukan relokasi pedagang.

Direktur PD Pasar Palembang Asnawi P Ratu mengatakan pihaknya memastikan segera lakukan relokasi pedagang.

"Lahan yang kita siapkan yakni di belakang pasar," kata dia, Senin (17/10/2016).

Dirinya memastikan sebanyak 800 pedagang ini akan menempati tempat yang disediakan.

"Kita akan atur para pedagang yang akan menempati tempat tersebut sehingga dapat tertata rapi," ungkap dia.

Diberitakan sebelumnya, rencana Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk merevitalisasi Pasar Cinde Palembang dengan mengunakan sistem kerja sama bangun guna serah atau build operate transfer (BOT), dapat dipastikan berjalan lancar.

Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan & Kebudayaan RI Hilmar Farid bersama timnya memastikan akan siap mendukung tim cagar budaya provinsi Sumsel melakukan pengkajian pasar pertama di Indonesia ini.

Selain melakukan peninjauan langsung Pasar Cinde, rombongan Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan & Kebudayaan RI ini langsung menggelar audensi bersama Gubernur Sumsel Alex Noerdin untuk membahas Penyelesaian dan Solusi Pasar Cinde di Griya Agung Palembang, beberapa waktu lalu

Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, langkah yang diambil pemerintah Provinsi Sumsel terkait BOT Pasar Cinde ini sudah sangat tepat, selain karena Sumsel akan menjadi tuan Rumah Asian Games 2018, juga karena sudah waktunya Pasar Cinde ini diambil tindakan sebelum roboh dengan sendirinya karna kondisinya sudah tidak layak.

Menurut Alex, pembangunan Pasar Cinde yang lebih modern, bersi, rapi dan layak dilakukan dengan tidak meninggalkan budaya, menjadikan pasar cinde moderen, menampung para pedagang lama, dan memberikan keuntungan bagi masyarakat sekitar.

"Semua prosedur BOT itu diikuti dan tidak mudah mencari pihak yang mau mengembangkan ini, jadi tekat kita satu, semua ini cepat selesai dan kita tidak melanggar aturan," terang Alex.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved