Pembawa Acara Salah Sebut Nama Bupati OKU Saat Kegiatan Diskusi di PTBA

Ia juga mengatakan kesahalan tersebut hendaknya dijadikan bahan evaluasi kedepan sehingga kesalahan yang sama tidak terulang kembali.

Penulis: Ika Anggraeni |
TRIBUNSUMSEL.COM/IKA ANGGRAENI
Suasana acara Forum Group Discussion tentang rencana pengembangan Kota Tanjung Enim menjadi kota Wisata  yang digelar di Messhall PTBA Tanjung Enim, Selasa (11/ 10/2016). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Ika Anggraeni

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM - Master Of Ceremony (MC) dalam kegiatan Forum Group Discussion (FGD)  pengembangan kota Tanjung Enim sebagai kota wisata Sumatera Selatan yang dilaksanakan oleh PTBA (persero) Tbk dinilai kurang profesional, Selasa (11/ 10/2016) yang digelar di Messhall PTBA Tanjung Enim.

Berdasarkan pantauan Tribun di lapangan saat membawakan acara pembawa acara yang merupakan salah satu karyawan PTBA tersebut beberapa kali tampak salah sebut nama pejabat yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Sebagai contoh saat Memanggil nama bupati Muara Enim Muzakir Sai sohar untuk melakukan pemotongan Tumpeng, MC tersebut memanggilnya dengan nama Muzakir Sai Sohor,tak hanya itu saja, kesalahan kembali terulang saat memanggil salah satu tokoh masyarakat Tanjung Enim yakni Ganef Asmara dipanggil dengan nama Ganef Asmoro.

Kesalahan kembali terjadi saat memanggil nama ketua DPRD Muaraenim,Aries HB untuk menyampaikan kata sambutan dipanggil dengan nama Aris.

Sontak saja kesalahan yang diucapkan oleh pembawa acara tersebut mengundang gelak tawa dari tamu undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut,Tak hanya itu tampak juga bupati Muara Enim Muzakir Sai sohar ikut tertawa saat mendengar namanya salah disebut.

Sementara itu salah satu tamu undangan yang enggan disebutkan namanya saat dimintai tanggapan terkait hal tersebut mengatakan bahwa pembawa acara dalam kegiatan tersebut dinilai kurang profesional.

"Bagaimana tidak,nama Bupati saja bisa salah,padahal PTBA berada di kabupaten Muaraenim,dan saya rasa dia (MC) kurang persiapan untuk membawakan acara," ungkapnya.

Ia juga mengatakan kesalahan tersebut hendaknya dijadikan bahan evaluasi kedepan sehingga kesalahan yang sama tidak terulang kembali.

"Tentu saja harus banyak belajar lagi,sebelum membawa acara seorang MC harus menguasai situasi dulu,seperti siapa saja yang datang,nama lengkap serta jabatannya juga jangan sampai salah,PTBA itu kan perusahaan yang bonafit dan profesional,masa MCnya saat bertugas bisa salah sebut nama pejabat," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved