Beda Metode Pemilihan Kades Tidak Masalah yang Penting Tujuannya Sama Jangan Dipermasalahkan

Tercapainya sasaran dan tujuan terwujudnya pemerintah prop aktif mengawasi pembangunan didesa sebagai ujung tombak pemerintah di desa

Tayang:
Sripoku.com/Andi Wijaya
Sosialisasi pilkades serentak, di aula hotel Kito, Selasa(27/09/2016). 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPATLAWANG - Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa (BPMPD) Empatlawang mengadakan sosialisasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang ke ll yang akan dilaksanakan Nopember diikuti 41 desa di sepuluh kecamatan, sebelumnya pilkades diikuti 101 desa dilaksanakan 2015.

Ratusan peserta dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pj Kades desa yang akan melangsungkan pilkades,warga dan camat dan kasi pemeritahan

Kepala BPMPD Empatlawang, Alhumaidi Saman, sosialisasi diharapkan terciptanya desa yang transparan akuntabel dan dapat memfungsikan perangkat desa.

Tercapainya sasaran dan tujuan terwujudnya pemerintah prop aktif.

Mengawasi pembangunan didesa sebagai ujung tombak pemerintah di desa

," ungkap Alhumaidi saman saat pembukaan sosialisasi pilkades," Selasa (27/09/2016).

Sekda Edison Jaya menyampaikan pelaksanaan pilkades serentak dengan evoting maupun manual jangan dijadikan perbedaan, karena beda pelaksanaan gelombang pertama menggunakan teknologi saja dan gelombang kedua menggunakan manual.

"Seperti suara klakson kendaraan, beda suaranya saja. Tujuanya tetap sama, dapat terlaksana pilkades yang netral terciptanya desa yang transparan dan akuntabel, " jelasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved