Besok, Dodi-Beni Daftar Ke KPU Muba

"Jadi setelah deklarasi, baru semua parpol mengiringi pendaftaran Dodi-Beni ke KPU, dan kita pastikan juga Dodi dan Beni langsung yang datang nanti,"

TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Plt DPC PDIP Muba Julius Alev Yadi (kiri) saat berbincang dengan pengurus lainnya 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex-Beni Hernedi, dipastikan besok, Rabu (21/9/2016) mendaftarkan dirinya sebagai peserta Pilkada ke KPU setempat.

Kepastian pasangan yang diusung 11 Parpol yang ada tersebut, sesuai dengan instruksi PDIP yang serentak mendaftarkan kandidat pasangan kepala daerah tingkat Kabupaten/kota yang diusung PDIP, pada hari pertama pendaftaran mulai 21-23 September.

"Iya, besok sekitar pukul 14.00 atau 15.00 Wib akan mendaftarkan ke KPUD Muba,"kata Plt DPC PDIP Muba Julius Alev Yadi, Selasa (20/9/2019) di Palembang.

Menurut Yadi sapaan akrab Julius Alev Yadi, sebelum mendaftarkan diri tersebut, akan dilakukan terlebih dahulu deklarasi dukungan parpol kepada pasangan tersebut yang dihadiri ketua DPD PDIP Sumsel Giri Ramanda, sekitar pukul 13.00 Wib di Gedung Darma Wanita Sekayu.

"Jadi setelah deklarasi, baru semua parpol mengiringi pendaftaran Dodi-Beni ke KPU, dan kita pastikan juga Dodi dan Beni langsung yang datang nanti," ucapnya.

Sementara PDIP sendiri dikatakan Yadi, sekitar pukul 09-12 WIB akan menggelar rakercabsus, yang hal itu merupakan salah satu langkah PDIP memenangkan kandidat yang diusung.

"Agenda Rakercabsus, pertama mensosialisasikan SK DPP tentang rekomendasi kepala daerah Muba, kedua tentang mensosialisasikan ketua DPC PDIP Muba defitinit,"tandasnya.

Ditambahkan Yadi, dalam pendaftaran nanti akan dilakukan dengan konsep sederhana. Dimana setiap partai pengusung atau pendukung dibatasi maksimal masing-masing membawa 50 orang, agar tidak terlalu ramai.

"Kita batasi karena kita tidak ingin terlalu berlebihan, sebab Pilkada itu bukan membuat repot masyarakat,"pesannya.

Mengenai persiapan kampanye nantinya sendiri, Yadi memastikan PDIP tetap dengan strategi dan instruksi partai, dan akan disinkronkan dengan tim pemenangan Dodi-Beni.

"Jika ada anggapan pasangan lainnya (perorangan) boneka, itulah dinamika politik dan di undang-undang dibolehkan. Tetapi dalam sosialisasi mereka saya lihat serius dan kita tetap tidak mengklaim menang, dan memandang independent calon kuat menang juga, sebab dalam politik bisa saja terjadi,"capnya.

Ia juga berharap nantinya pada Pilkada Muba, antusias masyarakat tetap cukup tinggi meskipun seluruh Parpol mengusung pasangan Dodi-Beni.

"Yang pasti, kita mengajak masyarakat Muba untuk mensukseskan pilkada 2017, dengan datang ke TPS untuk mencoblos menggunakan hak politiknya,"harap Yadi.

Sementara ketua DPD PDIP Sumsel Giri Ramanda memastikan balon kepala daerah Muba dari jalur indepent tidaklah boneka, mengingat perjuangan mereka yang telah mendapatkan dukungan masyarakat dan lolos verifikasi.

"Mereka sudah susah payah untuk lolos, mulai dari tenaga, biaya dan sebagainya untuk benar-benar maju. Meski begitu, kita optimis yakin menang dan diatas 50 persen, kalau 80-90 persen itu anugerah allah,"pungkas Giri yang juga menjabat ketua DPRD Sumsel ini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved