Server Rusak Pembuatan Sim dan Perpanjangan SIM Secara Nasional Terganggu

Surat Izin Mengemudi (SIM), harus batal dikarenakan akses ke server Mabes Korlantas tidak dapat diakses.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL/ SLAMET TEGUH RAHAYU
Masyarakat mengantri untuk melakukan perpanjangan SIM di Polresta Palembang, Senin (11/7/2016) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Masyarakat yang akan melakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM), harus batal dikarenakan akses ke server Mabes Korlantas tidak dapat diakses.

Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Tomex Korniawan melalui Kasubdit Reg Iden AKBP Dwi Hartono menuturkan, memang masyarakat tidak dapat melakukan perpanjangan dikarenakan adanya masalah dari server Korlantas Mabes Polri.

Sehingga, akses internet yang gunanya untuk memasukan data permohon tidak dapat terkoneksi.

"Kami mendapat informasi memang untuk hari ini server di Korlantas mengalami kerusakan, sehingga untuk masyarakat yang akan memperpanjang SIM tidak dapat dilayani. Gangguan pelayanan ini, tidak hanya terjadi di Palembang, tetapi juga untuk pelayanan SIM di Sumsel. Mungkin juga di Indonesia, karena ini server Korlantas yang rusak," ujar Dwi, Sabtu (17/9/2016).

Masyarakat diminta untuk tidak panik dengan adanya gangguan yang terjadi. Karena, untuk saat ini pihak Korlantas masih terus melakukan perbaikan agar secepat mungkin server induk data SIM dapat segera selesai diperbaiki.

Dengan adanya kerusakan dari server Korlantas Mabes Polri, masyarakat yang SIM nya sudah masuk masa tegang akan diberikan toleransi.

Untuk dijajaran, nantinya akan segera diberikan pemberitahuan bagi masyarakat yang belum dapat melakukan perpanjangan SIM tidak perlu dilakukan tindakan kepolisian seperti penilangan.

"Mudah-mudahan, Senin mendatang sudah selesai diperbaiki dan bisa melayani perpanjangan SIM kembali. Jadi, diharapkan kepada masyarakat, untuk sesegera mungkin memperpanjang SIM pada Senin mendatang," jelasnya.

Ketika disinggung mengenai gangguan yang terjadi untuk perpanjangan SIM juga terjadi untuk pembuatan baru SIM, menurut Dwi juga terjadi gangguan.

Karena memang, server yang rusak untuk menampung seluruh data SIM yang ada di Indonesia.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved