Glory SFC
Sriwijaya FC Geser Arema dari Runner Up Usai Bantai Madura United 5-2
Sriwijaya FC untuk sementara bercokol di peringkat kedua dengan nilai 37 mengungguli, nilai Arema (36 poin), usai membantai Madura United, di Gelora
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sriwijaya FC untuk sementara bercokol di peringkat kedua dengan nilai 37 mengungguli, nilai Arema (36 poin), usai membantai Madura United, di Gelora Bangkalan Madura, Rabu (14/9/2016).
SFC akan semakin kokoh sebagai runner up, jika Arema gagal merebut tiga poin lawan Bhayangkara FC, 17 September nanti.
Adapun jalannya pertandingan. Sriwijaya membuka skor lebih dulu. Sepakan mendatar Airlangga Sucipto di menit ke-25, dari depan kotak penalti berhasil membobol sisi kanan gawang Madura United.
Memasuki babak kedua menit ke-48, lagi-lagi Airlangga Sucipto kembali menjadi mimpi buruk Madura United.
Ketika melihat Hery Prasetyo maju terlalu jauh, eks Persib Bandung itu langsung melepaskan tembakan lob. Bola pun meluncur deras masuk ke gawang.
SFC leading 3-0 di menit ke-55, Airlangga Sucipto mencetak hat-trick! Sang bomber meneruskan free kick Hyun Koo melalui tandukan keras. Hery Prasetyo tak sanggup menghalau bola yang bergulir kencang.
Laskar Wong Kito semakin nyaman.
Namun jelang menit ke-62 Madura memperkecil ketinggalan. Elthon Maran mencetak gol memanfaatkan umpan Nurcahyo yang tidak mampu dihalau kiper Yogi Triana.
Namun, SFC kembali menambah keunggulan, melalui serangan balik Airlangga, yang sedang menerobos ke area terlarang, menerima tendangan dari Hery. Penyerang Sriwijaya itu pun tersungkur ke tanah.
Wasit menunjuk penalti, Beto yang menjadi esekutor sukses menundukkan Hery. kedudukan menjadi 4-1, sementara Airlangga tampaknya harus mendapatkan perawatan dari pinggir lapangan, dan tampak cedera cukup parah.
Memasuki menit ke-69, Arilangga Sucipto ditarik keluar, posisi digantikan Hafit Ibrahim, sementara Yohanis Nabar masuk menggantikan Hilton Moreira.
Keluarnya dua pemain ini membuat serangan Sriwijaya FC sedikit tersendat. Namun kokoh di lini tengah. Beberapa kali serangan balik SFC justru membahayakan lini belakang Madura United.
Serangan Madura United berlanjut, memasuki masa injury time Milovanivic justru mencetak gol kedua bagi tuan rumah melakukan headingnya.
Namun satu menit berselang atau di menit ke-94, justru Anis Nabar mampu mencetak gol memanfaatkan umpan terobosan dari sisi tengah dan dengan dingin mencetak gol kelima bagi SFC.