Terungkap Bagaimana Dua WNA Ini Bunuh Polisi di Bali

Korban mengatakan, tidak tahu soal tas Sara yang hilang. Selanjutnya, terjadi perdebatan dan perkelahian dan berakhir tewasnya korban

Terungkap Bagaimana Dua WNA Ini Bunuh Polisi di Bali
KOMPAS.com/SRI LESTARI
Rekonstruksi TKP ketiga, Pantai Kuta, Rabu(31/8/2016) 

TRIBUNSUMSEL.COM, BADUNG - Rekonstruksi kasus pembunuhan Aipda Wayan Sudarsa dilakukan di tiga tempat kejadian perkara (TKP) dengan dua tersangka, yaitu Sara Connor asal Australia dan David Taylor asal Inggris.

Ketiga TKP tersebut adalah di Pantai Kuta tempat korban ditemukan tewas dengan beberapa luka di tubuhnya, di penginapan Kubu Kauh Jalan Lebak Bena, Legian Kelod, Kuta, serta di Perumahan Puri Gading Jimbaran.

"Alhamdulillah rekonstruksi berjalan lancar. Rekonstruksi dilakukan di tiga TKP, yaitu Pantai Kuta, Penginapan Kubu kauh dan Perumahan Puri Gading Jimbaran," kata Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Hadi Purnomo, Kuta, Badung, Bali, Rabu (31/8/2016).

Hadi menjelaskan bahwa di TKP Pantai Kuta adalah lokasi ditemukan korban dan sebelumnya terjadi perkelahian antara korban dan tersangka. Awalnya, kedua tersangka menuduh korban yang saat itu berada di tangga gapura pintu masuk pantai mengambil tas Sara.

Korban mengatakan, tidak tahu soal tas Sara yang hilang. Selanjutnya, terjadi perdebatan dan perkelahian dan berakhir tewasnya korban.

"Setelah di Pantai Kuta, dilanjutkan di penginapan, lokasinya dekat sini," tambahnya.

Di TKP kedua, gang menuju penginapan diberi garis polisi. Sementara itu, TKP ketiga adalah di lahan kosong Perumahan Puri Gading Jimbaran yang lokasinya berjarak sekitar 13 km dari Pantai Kuta ke.arah Selatan.

Di TKP Puri Gading ini tidak banyak, hanya sekitar 15-20 menit saja karena di lokasi ini hanya membakar baju tersangka yang ternoda darah.

Editor: Kharisma Tri Saputra
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved