Tamu Tribun Sumsel
Ekonomi Melemah Perlu Diwaspadai Muncul Banyak Sengketa Bisnis
Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) Indonesia cabang Sumbagsel memprediksi bakal banyak sengketa bisnis ke depan karena melemahnya ekonomi dan
Penulis: Hartati | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) Indonesia cabang Sumbagsel memprediksi bakal banyak sengketa bisnis ke depan karena melemahnya ekonomi dan berdampak pada banyaknya kontrak kerjasama yang tidak terbayar.
Jika perjanjian kerjasama tidak terbayar maka ini akan memunculkan sengeketa, nah seketa inilah yang harus diselesaikan dengan cepat agar tidak semakin berlarut-larut dan mempengaruhi bisnis yang dijalankan.
Oleh sebab itu BANI gencar mensosialisasikan pada pengusaha mengenai penyelesaian sengekata bisnis dengan Arbitrase.
Penyelesaiannya cepet kurang dari enam bulan, sifatnya rahasia tidak dipublikasikan dan jadi konsumsi publik, jaminan waktu dan biaya terukur dan jaksa untuk penyelesaian sengketa juga bisa dipilih sendiri sesuai dengan kesepakatan dan putusannya bersifat mutlak dan mengikat sehingga tidak bisa diganggu gugat.
Wakil Kepala BANI Sumbagsel Ahmad Rizal mengatakan Arbitrase memang kurang banyak diketahui oleh pengusaha khususnya mereka yang baru mulai mengembangkan usaha sehingga sosialisasi harus gencar dilaksanakan agar mereka tahu dan bisa memanfaatkan penyelesaian sengketa ini jika terjadi perselisihan.
Pengusaha kita dorong agar cerdas dan jangan sampai dirugikan apalagi jika bekerjasama dengan pengusaha asing sehingga gunakanlah hukum dan penyelesaian Arbitrase di Indonesia karena kita berbisnis di negeri sendiri sehingga jangan sampai rugi dan menjalani sidang di luar negeri.
Pengusaha harus jeli membaca kontrak kerjasama jangan sampai sudah sepakat menyelesaikan sengketa dengan Arbitrase tapi justru Arbitrase internasional yang disidangkan di Singapura sehingga lagi-lagi harus membuang waktu, biaya dan kerugian mengabaikan perusahaan karena mengurus sengketa tersebut.
"Semua perselisihan bisnis yang dilatarbelakangi perjanjian kerjasama bisa diselesaikan dengan Arbitrase jadi marilah jadi pengusaha cerdas dan melindungi bisnis yang dijalankan agar tidak dirugikan," ujar Wakil Kepala BANI Sumbagsel, Rizal pada Tribun Sumsel.com di Palembang, Senin (29/8/2016).