Deru Tantang Balongub Dalam Debat

(Balon) Gubernur Sumsel periode 2018-2023 Herman Deru, menantang bakal calon (Balon) Gubernur Sumsel mendatang, untuk melakukan debat politik

TRIBUN SUMSEL/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Herman Deru 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Arief Basuki Rohekan

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,--Bakal calon (Balon) Gubernur Sumsel periode 2018-2023 Herman Deru, menantang bakal calon (Balon) Gubernur Sumsel mendatang, untuk melakukan debat politik mengenai program visi-misi sebagai kepala daerah.

Hal tersebut disampaikan, Herman Deru saat melakukan silahturahmi ke Graha Tribun (gedung bersama Kompas Group), Jumat (26/8/2016) pagi di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara Palembang.

"Media Kompas Group (Tribun Sumsel-Sripo) bisa jadi ajang untuk bisa menggelar debat visi-misi diluar KPU, untuk mengetahui program kandidat yang ditawarkan, sehingga masyarakat mengetahui calon kepala daerahnya. Tapi yang saya sebut tidak boleh dikutip kandidat lainnya,"kata Deru, berharap Kompas Group bisa memfasilitasinya.

Kehadiran pria yang pernah menjabat sebagai Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur periode 2003-2013 ini, yang didampingi beberapa tim pemenangannya, diterima Kepala News Room Sripo-Tribun Sumsel Hadi Prayogo, Pimred Tribun Sumsel Wenny Ramdiastuti, Pemimpin Perusahaan Tribun Sumsel MF Ririen Kusumawardhani, Manajer Liputan Hanafijal.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru mengungkapkan kehadirannya ke Kompas Group tersebut, untuk silahturahmi dengan media yang pertama dikunjunginya. Ia juga mengungkapkan, meskipun Pilkada Gubernur Sumsel 2018 masih terbilang jauh, tetapi dirinya menilai jika tidak ada kerjasama dengan media, hal itu tidak ada artinya.

"Apalah artinya Herman Deru tanpa media, dan saya pertama ke kompas group ini. Media kita lihat sebagai pilar demokrasi sangat penting dan saya berharap media massa khususnya Kompas Group, dapat memberikan informasi yang seluas-luasnya ke masyarakat,"capnya.

Mantan calon Gubernur Sumsel 2013 yang berpasangan dengan Mahpilinda Syarial Oesman tersebut, berniat maju kembali sebagai Balon Gubernur Sumsel karena permintaan masyarakat hal ini sesuai dengan hasil survey dilapangan.

"Kenapa saya ingin jadi Gubernur dan itu perlu waktu, setalah saya menemukan jawaban, dan diskusikan dengan keluarga. Jawabnnya, tidak ada jalan lain selain pengabdian,"ujarnya.

Diungkapkan Deru, dirinya sadar keinginan maju ini, bukan karena dirinya sok bersih, suci, tapi Sumsel butuh sosok Gubernur yang dekat dan bisa dirasakan masyarakat untuk lebih sejahterah.

"Berdasarkan hasil survey 14 Juni 2016 lalu, kesimmpulannya saya dikatakan layak untuk maju lagi, dengan potensi memungkinkan untuk dapat memenangkan, asal dengan cara benar,"jelasnya.

Sementara itu, Pimred Tribun Sumsel Wenny Ramdiastuti menyambut baik kehadiran Herman Deru dan tim, dan keinginan Herman Deru yang ingin media KG "jadi ajang debat" kandidat nantinya.

"Terimakasih sudah ke Graha Tribun yang merupakan kantor bersama. Mengingat pak Herman Deru adalah calon muda nantinya, dan bisa untuk diramu semua pemikiran termasuk untuk diadakan debat. Kita harap pak Herman Deru menampilkan yang mudah,"tandasnya.

Hal senada diungkapkan Hadi Prayogo, jika hasil survey Herman Deru yang dikatakan masih diatas, hal itu diharapkan jangan menjadi euforia, karena ini Pilkada dan perubahan bisa terjadi.

"Jokowi selama ini dianggap darling media, karena dekat dengan media, sejak dari Walikota Solo, naik ke Gubernur DKI Jakarta, hingga Presiden RI,"ucapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved