Glory SFC
Menit 78, SFC Mainkan 3 Stoper
Pelatih kepala SFC, Widodo Cahyono Putro mengambil keputusan dengan memainkan tiga stoper sekaligus untuk mempertahankan keunggulan 1-0 atas Arema Cro
Laporan Wartawan Tribun Sumsel, Siemen Martin
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pelatih kepala SFC, Widodo Cahyono Putro mengambil keputusan dengan memainkan tiga stoper sekaligus untuk mempertahankan keunggulan 1-0 atas Arema Cronus.
Dari babak pertama, SFC bermain dengan dua stoper yaitu duet Mauricio dan Fachrudin. Di menit 78, Widodo akhirnya memasukan Nanak menggantikan Wildansyah.
Diketahui Nanak kerap bermain di posisi bek bertahan atau stoper. Bermain dengan 3 stoper, membuat Maurcio agak menggeser ke kanan area pertahanan begitu juga posisi Nanak.
Bahkan tiga bek jangkung tersebut terus sejajar dan berkomunikasi agar tidak kecolongan atas serangan pemain Arema.
Babak kedua, SFC tidak mengendurkan serangan, melalui Hilton dan Anis Nabar kedua pemain tersebut membuat pertahanan Arema yang dikawal Goran pontang panting.
Arema sebenarnya tidak terlalu bermain bertahan, beberapa kali peluang menciptakan gol melalui Cristian 'El loco' Gonzales nyaris membuahkan hasil, namun Teja Paku Alam yang menjaga gawang tampil apik dan mementahkan peluang Arema tersebut.
Dalam pergantian pemain, Arema telah memasukan tiga pemainnya yaitu Sunarto, Junda dan Arif Suyono.
Sedangkan SFC mengganti dua pemainnya yaitu Firman dan Wildansyah ditarik keluar digantikan Jupe dan Nanak.