Inilah Sosok Ali Kalora yang Diduga Menjadi Penerus Santoso
Ali Kalora adalah sosok radikal senior di kalangan gerilyawan di Poso.
Tito mengatakan, dirinya telah memiliki informasi terkait sosok Ali Kalora sejak ia menjabat sebagai Kepala Densus 88 Antiteror Mabes Polri.
"Saya mengenal betul jaringan itu dari tahun 2005 saya operasi di sana. Yang paling penting adalah Basri dan Santoso," kata Tito.
Dengan demikian, Ali Kalora yang masih masuk deretan DPO bersama 18 orang lainnya tidak akan menjadi kekuatan baru dalam waktu dekat.
Namun, Tito mengatakan, jangan sampai Ali Kalora dan sisanya yang masih buron ini justru akan melakukan kaderisasi sehingga menguatkan kembali kelompok tersebut.
"Bisa aja kalau seandainya kita diamkan," kata Tito.
Kehilangan pemimpin berkharisma
Kehilangan figur pemimpin berkharisma seperti Santoso alias Abu Wardah, diyakini turut akan membawa dampak besar kepada kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso.
Apalagi kini tokoh penting dan orang kepercayaan Santoso yang tersisa satu orang saja yakni, Ali Kalora.
Kontak senjata telah terjadi antara Satgas Operasi Tinombala dengan kelompok MIT pimpinan Santoso alias Abu Wardah di Sulawesi Tengah, Senin (18/7/2016).
Dari insiden itu, dua anggota MIT tewas tertembak.
Lantas bagaimana dengan sisa anggota kelompok Santoso di dalam hutan Poso?
Apakah mereka akan tetap berjuang dan hidup melakukan aksinya?
Menurut Peneliti terorisme dan intelijen Universitas Indonesia Ridlwan Habib, Ali Kalora akan menyerah.
"Kalau yang tewas Santoso dan Basri, Ali Kalora akan turun gunung, "katanya.
Kenapa demikian?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/santoso_20160719_212418.jpg)