Sebar 1.000 CCTV di Jalan Protokol

Dalam upaya mendukung program pemerintahan kota Palembang, dan mensukseskan Asian Games 2018 mendatang

TRIBUNSUMSEL.COM/SRI HIDAYATUN
Suasana macet di jalan angakatan 45, Selasa (16/2/2016). 

Lporan Wartawan Tribunsumsel.com, Arief asuki Rohekan

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG--Dalam upaya mendukung program pemerintahan kota Palembang, dan mensukseskan Asian Games 2018 mendatang, khususnya dari mengatasi tindakan kriminal. Para pengusaha dan instasi yang berkaitan dengan dunia pariwisata bersatu untuk membangun kawasan jalan protokol yang terintegrasi dengan cctv.

Dimana nantinya, sekitar 1.000 CCTV akan dipasang yang mengawasi jalan-jalanan kota metropolitan Palembang. Namun pada tahap awal ini sekitar 100 cctv akan dipasang.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPD Perhimpunan Hotel dan Retoran Indonesia Sumsel (PHRI) Herlan Asfiudin, disela-sela berbuka puasa bersama pengusaha dan instasi yang berkaitan dengan dunia pariwisata di Palembang, Minggu (19/6/2016).

“Nantinya semua hotel dan restoran yang berada di jalan protokol, seperti Sudirman,
Angkatan 45, Kol H Burlian dan Jakabaring harus memasang cctv yang mengarah ke jalan protokol, untuk satu hotel atau resotran besar bisa memasang 1-3 cctv,”kata Herlan.

Diungkapkan Herlan, target dari PHRI sendiri Palembang memiliki ribuan cctv. Jadi, sepanjang jalan protokol sudah di cover oleh cctv, mekanismenya, jika ada kawasan yang masih blank sport dari cctv karena belum ada restoran dan hotel, PHRI bersama instasi pemerintah akan meminta bangunan di kawasan tersebut untuk memasang cctv.

Seumpama menurutnya, disana ada bank, atau perusahaan lain maka PHRI akan meminta mereka untuk memasang, sehingga nantinya bisa langsung di integrasikan dengan cctv yang sudah terpasang.

“Program ini tentu membutuhkan dana yang besar, namun dengan kekompakan PHRI dan instasi usaha yang berkaitan dengan pariwisata program ini bisa terlaksana dengan cepat, saat ini saja sudah ada beberapa hotel dan restoran yang sudah terpasang,” tandasnya.

Program palembang terintegasi cctv ini sudah dibahas bersama dengan jajaran Polresta dan Polda Sumsel, sehingga nantinya semua cctv ini akan terintegrasi langsung dengan NTNC Polda Sumsel.

Hal ini lanjut Herlan, merupakan satu upaya para penguaha pariwisata untuk meminimalisir tindakan kejahatan dan kejadian kriminal lainnya di jalan raya, sehingga ketika ada kejadian bagi kecelakaan maupun kejahatan lainnya, proses pengungkapannya bisa lebih cepat dan transparan karena sudah ada cctv yang merekamnya.

“Jika kita ingin mengharapkan pemerintah yang membangun, atau dari pihak kepolisian, tentu akan sulit karena dananya sangat besar, namun berkat kekompakan para pengusaha ini bisa terlaksana dengan cepat,”pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved