Truk BatubaraTerperosok Sebabkan Macet 3 KM

Jalan provinsi tepatnya di Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi, penghubung PALI - Musi Banyuasin (Muba) sempat macet

TRIBUNSUMSEL.COM/ARI WIBOWO
Suasana ‎warga sedang memperbaiki Jalan provinsi tepatnya di Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi, penghubung PALI - Musi Banyuasin (Muba)‎, Jumat(20/5/2016) 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Ari Wibowo

TRIBUNSUMSEL.COM,PALI-Jalan provinsi tepatnya di Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi, penghubung PALI - Musi Banyuasin (Muba) sempat macet total sepanjang 3 kilometer.

Informasi dihimpun Tribun, jalan lintas penghubung antar kabupaten itu sekitar, pukul 04.30(20/5) Jumat, sempat lumpuh total.

Dan sekitar pukul 14.00 (20/5/2016) jalan penghubung antar kabupaten itu berangsur normal.

Diketahui penyebab jalan itu lumpuh total, disebabkan mobil truk bermuatan batubara terperosok di jalan, dengan kedalaman satu meter dan lebar sekitar satu meter sehingga jalan menjadi macet.

"Sudah setengah hari jalan jadi macet( pukul 04.30 sampai 14.00), macetnya jalan itu disebabkan ada truk muatan batubara milik PT EPI, terperosok," kata Amrin, Jumat(20/5/2016).

Dia mengatakan, setelah warga gotong royong bersama sopir truk dan PT EPI mengevakuasi mobil terperosok dan membenahi jalan, sehingga jalan tersebut berangsur normal.

"Sekitar pukul 14.00(20/5) jalan berangsur normal, setelah mobil dievakuasi dan jalan dibenahi dengan papan serta ditimbun batu-batuan," katanya.

Diakui Kepala Desa (Kades) Benuang, Remi Rudindia, penyebab kemacetan jalan disebabkan adanya mobil muat batubara milik PT EPI terperosok. Ia mengakui rusak jalan disebabkan banyak mobil melebih tonase melintas di jalan sehingga jalan menjadi rusak dan berlubang.

"Mobil truk batubara terperosok, jadi jalan macet, setelah mobil truk dievakuasi dan jalan dibenahi warga dan PT EPI secara gotong royong, akhirnya jalan berangsur normal," ujar Remi.

Dia menambahkan, untuk saat ini warga berharap jalan di Desa Benuang di cor beton, sehingga jalan tidak cepat rusak.

"Warga berharap jalan di cor beton, karena jalan ini dilewati oleh kendaraan bermuatan melebihi tonase, seperti truk batubara yang mencapai 13 ton," jelas Remi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved