Tingkat Kejujuran Naik, Disdik Sumsel Bisa Tersenyum
Hasil nilai integritas tahun ini membuat diknas pendidikan (disdik) Sumsel bisa "Tersenyum Lebar". Pasalnya, dapat dipastikan tingkat kejujuran siswa

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Hasil nilai integritas tahun ini membuat Diknas Pendidikan (disdik) Sumsel bisa "Tersenyum Lebar". Pasalnya, dapat dipastikan tingkat kejujuran siswa di pelaksanan Ujian Nasional (UN) mengalami peningkatan.
Sebelumnya, tepat Pagi tadi , Rabu (4/5/2016), Disdik Sumsel secara resmi menyerahkan hasil UN kepada perwakilan disdik dari 17 kabupaten/kota.
Diungkapkan, ketua penangung jawab UN 2016, Sutarman mengatakan semua hasil UN sudah diserahkan kepada Disdik kabupaten masing-masing. Namun hasil tersebut belum bisa disampaikan, sebab secara nasional pengumuman akan dilakukan secara serentak 7 mei mendatang.
"Mengenai peringkat ataupun nilai intergritas kita belum bisa memberikan data realnya soalnya ada intruksi dari kementerian realease hasil akan diberikan 10 mei nantinya. Akan tetapi dapat kita simpulkan kalau, UN tahun ini lebik baik," paparnya
Tahun ini , Lanjut Sutarman, berdasarkan pemantauan dari tin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tidak menemukan indikasi kecurangan yang serius pada pelaksanaan UN SMA sederajat di Sumsel. "Pihak Ombudsman juga menyatakan hasil integritas UN SMA tahun ini lebih baik," tambahnya.
Selain itu, untuk sekolah yang nilai integritasnya tertinggi, akan mendapatkan sebuah sertifikat khusus. Dimana, didalamnya akan dibuatkan nilai dan grafik dari intergritas sekolah tersebut.
" Tidak hanya itu saja, pada lembar SKHU (Surat Keterangan Hasil Ujian -red) akan ada nilai integritasnya, jadi siswa juga bisa mengetahuinya sendiri," tuturnya.
Sementara itu, Kadisdik Sumsel Drs Widodo MPd menghimbau supaya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota mengeluarkan edaran ke sekolah-sekolah penyelenggara UN untuk melakukan pengumuman kelulusan melalui website dan kantor pos."Supaya siswa tidak berkumpul saat pengumuman kelulusan nanti dan meminimalisir aksi konvoi serta coret-coret," tegasnya.
Lanjutnya, pihaknya akan memberikan reward bagi sekolah yang jujur dalam melaksanakan UN. "Supaya jadi acuan bagi sekolah lainnya untuk terus meningkatkan nilai integritas," pungkasnya. (mg15).