Bakrie Buiding Industries Optimis Target 2016 Terpenuhi

PT Bakrie Building Industries (BBI), anak usaha PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), menargetkan mampu meraih pendapatan yang sama pada tahun 2016 dengan

TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Customer gathering PT Bakrie Building Industries (BBI) Palembang 2016. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Arief Basuki Rohekan

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - PT Bakrie Building Industries (BBI), anak usaha PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), menargetkan mampu meraih pendapatan yang sama pada tahun 2016 dengan tahun 2015 lalu, meskipun pada kuartel I tahun ini, produsen bahan bangunan ini juga mengalami penurunan penjualan, sama dengan produk lainnya.

Namun, dengan terus melakukan inovasi dan kualitas tinggi terhadap produk yang dihasilkan, pihaknya yakin hingga akhir 2016 mendatang, target yang diharapkan bisa terwujud, dengan melanjutkan kontribusi positif terhadap kinerja perseroan.

Keoptimisan ini disampaikan Regional Sales Manager Area West BBI Muhamda Taslim, disela-sela customer gathering Palembang 2016, dengan tema "Dengan customer gahtering, kita tingkatkan kerjasama didalam mencapai prestasi penjualan", di Hotel The Jayakarta Daira Palembang, Sabtu (30/4/) malam.

"Target pasti ada, dan setiap tahun naik 15-20 persen, mengingat BBI telah menjadi salah satu pimpinan pasar bahan bangunan di Indonesia. Apalagi kita berkomitmen untuk terus berinovasi dan menghasilkan hanya bahan bangunan berkualitas tertinggi, untuk kepuasan pelanggan, terutama produk bahan bangunan ramah lingkungan,"katanya.

Menurut Taslim, produk inovasi ramah lingkungan itu yaitu versa wood (plang), yaitu papan bangunan pengganti kayu, dengan harga kompetitif. Dimana di pulau jawa, produk ini telah diperkenalkan dan mendapat respon yang baik dari konsumen.

"Ini merupakan rangkaian terbesar yang pernah diselenggarakan diwilayah pemasaran kami, yang melibatkan hingga ratusan toko bangunan se-Sumsel. Moment customer gathering ini kami ingin memperkenalkan versa wood, sebagai the best wood substitution solution. Mengingat material kayu sudah semakin langka dan mahal harganya,"ujar Taslim.

Diterangkannya, versa wood itu merupakan material bangunan pengganti kayu yang memiliki segala kelebihan, yang tidak dimiliki material kayu biasa, seperti tahan air, tidak terbakar, tidak lapuk dan tidak dimakan rayap.

"Selain itu produk ini diproduksi dengan teknologi V-Flex yang menggabungkan ilmu pengetahuan, seni arsitektural, serta kekuatan alam. Sehingga produk ini memiliki keunikan dan karakter yang berbeda dengan produk sejenis lainnya,"cap Taslim.

Sementara Direktur CV Dargo Utama Indra Gunawan menyatakan, selaku distributor BBI di wilayah Sumsel yakin akan produk yang mereka tawarkan, akan disambut positif. Apalagi, Sumsel saat ini, khususnya kota Palembang sedang fokus pembangunan menyambut Asian Games 2018 mendatang.

"Kita nilai, pejualan bagus meskipun ada persaingan dari kompetitor. Namun adanya pengembangan produk semuanya akan menjadikan produk BBI lebih unggul,"bebernya.

Dilanjutkan Indra, pada 2015 lalu pihaknya mencatat penjualan produk BBI yang ada di Sumsel mencapai Rp 40 miliar. Meskipun baru namun produk BBI sudah jadi pilihan masyarakat dalam menggunakan bahan bangunannya.

"Memang di triwulan I tahun ini dibanding tahun lalu turun, dan biasa terjadi diawal tahun, apalagi produk komoditas unggulan di Sumsel seperti karet dan sawit sedang anjlok. Tetapi kita optimis pada triwulan selanjutnya atau semester kedua, target yang diharapkan bisa tercapai, minimal sama dengan tahun lalu,"pungkasnya.

Dalam kegiatan itu sendiri, BBI mendemonstrasikan produk yang dimiliki baik Harflex maupun Versa, dengan melakukan uji kekuatan dengan tekanan berat hingga 150 Kg, dibanting hingga dilenturkan, yang semuanya tidak pecah atau patah.

Dimana beberapa produk BBI tersebut, seperti atap semen fibber, plafon, partisi, dan juga produk pengganti kayu (wood sustitution), yang mana produk BBI telang mengantongi berbagai sertifikasi kualitas mutu dan keamanan.

Diantaranya, SNI, ISO 9001:2008, ISO 14001:2004, OHSAS 18001:2007, serta pengakuan dalam direktori Green Listing Indonesia, dan mendapatkan predikat Top Brand Award selama dua tahun berturut-turut 2015-2016.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved