'Bilangnya Rapat, Ternyata Tes Narkoba'

Pemeriksaan tes urine yang digelar sejak pukul 08.00 wib pagi dan direncanakan akan selesai tepat jam 12.00 siang ini, mewajibkan para kepala sekolah

TRIBUNSUMSEL.COM/MOCHAMAD KRISNARIANSYAH
Para pegawai dinas pendidikan pemuda dan olahraga (Disdikpora) kota Palembang saat sedang antri menunggu giliran tes urine, selasa (20/4/2016). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.Com,Mochamad Krisnariansyah

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG -- Pemeriksaan tes urine yang dilakukan pihak Badan Narkoba Kota (BNK) Palembang di lingkungan Dinas pendidikan pemuda dan olahraga ,Selasa (19/4) pagi, ternyata juga ditujukan kepada kalangan kepala sekolah SMA/SMK negeri Palembang.

Pemeriksaan tes urine yang digelar sejak pukul 08.00 wib pagi dan direncanakan akan selesai tepat jam 12.00  siang ini, mewajibkan para kepala sekolah untuk ambil bagian dalam uji tes narkoba tersebut.

Seperti yang dikatakan Kepala SMKN 3 Palembang, Hj Hernawati kepada Tribunsumsel mengaku bahwa awalnya tidak mengetahui bila perintah untuk hadir di gedung Disdikpora untuk tujuan tes narkoba.

Pasalnya, pemberitahuan sebelumnya akan ada rapat bersama disana.

"Bingung juga awalnya soal diperintah untuk rapat tapi nggak taunya ada tes pemeriksaan narkoba," ujarnya ketika sedang menunggu giliran.

Sambungnya, meskipun bersifat dadakan dan spontan , namun pihaknya memberikan apresiasi yang baik terhadap pihak Disdikpora dan BNK Palembang dalam menjalankan tugas memberantas narkoba.

"Wajib mendukung dong, kan ini wacana pemerintah memberantas narkoba jadinya kita harus siap. Toh kita juga bersih karenna kira inilah contoh nyata ke masyarakat, " bebernya.

Sementara itu Kepala Disdikpora kota Palembang, Ahmad Zulinto ketika dibicangi mengatakan bahwa tes pemeriksaan uji urine kali ini dilakukan memang secara mendadak. Hal ini merupakan bentuk keseriusan pihak disdikpora dalam memerangi narkoba.

"Sudah kita tegaskan perang terhadap narkoba, maka dari itu dengan tes urine hari ini kita bisa memerangi secara pasti bahaya narkoba yang sangat berbahaya ini," tegasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved