WS: Itu Permainan Tamara Bleszynski untuk Popularitas, Dia Manfaatkan Saya

"Saya tidak ada jambak rambut Tamara, saya tidak pernah ancam-ancam Tamara sama anaknya. Justru saya melindungi Tam di Bali. Kalau bule itu, saya

Tribun Jakarta/JEPRIMA
Pemain film Tamara Natalia Christina Mayawati Bleszynski atau Tamara Bleszynski saat menghadiri acara Fashion Show karya Ikat Indonesia by Diediet Maulana yang bertajuk Romansa Gala bersama peluncuran Galaxy S4 dari Samsung di Grand Hyatt Ballroom, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2013) malam. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MANGUPURA - I Wayan Putra Wijaya alias Wayan Sobrat (WS) pria yang dilaporkan aktris top Tamara Bleszynski atas dugaan penganiayaan memberikan pernyataan.

Berdasarkan keterangan tertulis yang dikirim Sobrat kepada Tribun Bali, (Tribunnews.com Network), ia mengaku tidak pernah menjambak dan menarik rambut Tamara, seperti yang dilaporkan ke Polsek Kuta Utara.

Dia mengaku hanya menjambak teman Tamara, Andrian King.

Andrian yang diketahui dari Australia adalah pria yang membonceng Tamara saat dirinya mengaku dijambak oleh Sobrat.

"Saya tidak ada jambak rambut Tamara, saya tidak pernah ancam-ancam Tamara sama anaknya. Justru saya melindungi Tam di Bali. Kalau bule itu, saya jambak rambutnya karena pernah bilang f**k you sama saya," tulis Sobrat melalui short message service (SMS) atau pesan pendek.

Namun dia tidak menjelaskan maksud dari melindungi Tamara di Bali.

Terkait pengakuan Tamara yang berbeda dengan pengakuannya, Sobrat mengatakan hal itu hanya akal-akalan sang aktris untuk menaikkan popularitasnya di dunia akting.

Sobrat pun bahkan mengaku menjadi korban akting Tamara.

"Itu permainan Tam di media untuk popularitas, she Show...dia show,, dia manfaatkan saya," kata pria yang masih membujang ini.

Sebelumnya, Tamara melaporkan Sobrat karena dianggap melakukan penganiayaan di Jalan Batu Mejan/Echo Beach Canggu, Kamis (14/4/2016) sekitar pukul 19.20 Wita.

Tamara kemudian mengunggah musibah yang dialaminya ke akun instagramnya, dan ramai diperbincangkan netizen.

Berdasarkan laporannya, saat kejadian itu Tamara mengaku berboncengan dengan Andrian (saksi).

Sobrat juga berboncengan dengan temannya. Rambut panjang Tamara kemudian dijambak oleh Sobrat menggunakan tangan kiri.

Terkait pengakuan Tamara yang berbeda dengan pengakuannya, Sobrat mengatakan hal itu hanya akal-akalan sang aktris untuk menaikkan popularitasnya di dunia akting.

Sobrat pun bahkan mengaku menjadi korban akting Tamara.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved