Konsulat Belanda di Istanbul Ditutup usai Dapat Ancaman

Belanda mengevakuasi staf misi diplomatinya kemudian menutup kantor konsulatnya di Istanbul,

MEHMET OZER / AFP
Salah satu mobil yang hangus akibat bom mobil di ibu kota Turki, Ankara, Minggu (13/3/2016) malam, terlilhat masih mengepulkan asap. Akibat bom ini 34 orang tewas dan 125 lainnya terluka. 

TRIBUNSUMSEL.COM-Belanda mengevakuasi staf misi diplomatinya kemudian menutup kantor konsulatnya di Istanbul, Turki, Rabu (23/3/2016), karena adanya ancaman teror. Demikian Kemenlu Belanda.

Menteri Luar Negeri Belanda Bert Koenders menyarankan seluruh warga Belanda di Istanbul menjauhi wilayah sekitar konsulat jenderal dan menanti perkembangan selanjutnya.

"Demi beberapa alasan, kami tak bisa menjelaskan lebih lanjut soal jenis dan asal ancaman itu," kata Koenders.

Sedikitnya 40 orang harus dievakuasi dari kantor konsulat. Kini, para petugas konsulat tetap bekerja dari berbagai lokasi.

"Keselamatan para kolega saya dan tamu ke konsulat tetap menjadi prioritas utama," lanjut Koenders.

Penutupan konsulat jenderal Belanda ini terjadi tak lama setelah kepolisian Turki menangkap tiga orang anggota ISIS yang diyakini akan menyerang kedutaan besar dan sekolah Jerman di Turki.

Pekan lalu, Jerman menutup kantor kedubes di Ankara, konsulat di Istanbul dan sekolah Jerman di kedua kota itu setelah mendapatkan ancaman teror.

Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved