Bupati Ogan Ilir Terlibat Narkoba
Hanya Kata 'Maaf Ya, Maaf Ya' Saat Wartawan Ingin Bertanya di Kediaman Bupati OI
Gerbang rumah yang terbuat dari besi itupun digembok. Sebuah rantai berukuran besar melingkar mengikat kuat gerbang tersebut.
Lapiran Wartawan Tribunsumsel.com, Andi Agus Triyono
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pasca penggerebekan BNN di kediaman Bupati Ogan Ilir, rumah megah yang terletak di jalan Musyawarah RT 26 RW 05 Kelurahan Karya Jaya Kecamatan Gandus, Senin (14/3/2016) siang sepi.
Gerbang rumah yang terbuat dari besi itupun digembok. Sebuah rantai berukuran besar melingkar mengikat kuat gerbang tersebut.
Sementara di dalam lingkungan perumahan yang di kelilingi pagar besi itu, terdapat beberapa orang tengah berbincang-bincang.
"Maaf ya, Maaf ya," kata seorang yang berasal dari dalam pagar tersebut.
Hanya dua kata itu yang terucap ketika awak media bermaksud memanggil dan menanyakan sesuatu pada orang tersebut.
Ia sembari mengangkat tangan dan berlalu sembari mengucapkan dua kata tersebut.
Pantauan Tribunsumsel.com, pasca penggerebekan lingkungan rumah terlihat sepi. Beberapa kendaraan mobil berada di luar pagar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/gerbang-rumah-bupati-ogan-ilir-di-jalan-musyawarah-rt-26-rw-05-kelurahan-karya-jaya_20160314_133506.jpg)