Siswa Ini Asyik Membatik Demi Lulus Ujian Kompetensi
Untuk pelaksanaan UK di sekolah ini terbilang berbeda dan cukup langka, karena program keahlian yang ditujukan berupa kerajinan tangan atau kriya ,
Laporan Wartawan TribunSumsel.Com,Mochamad Krisnariansyah
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – Sejak dimulai 16 febuari lalu, seluruh siswa SMK dihadapkan pada Ujian Kompetensi (UK) sesuai dengan program kejuruan masing-masing.
Pasalnya, pelaksanaan UK tingkat SMK menjadi salah satu rangkain ujian yang mesti dilewati sebelum menghadapi ujian nasional (UN).
Seperti yang dilakukan di SMKN 7 Palembang yang beralamatkan di Jln Naskah 2 No 733 Sukarame KM 7, sudah memulai UK sejak rabu lalu (16/2).
Untuk pelaksanaan UK di sekolah ini terbilang berbeda dan cukup langka, karena program keahlian yang ditujukan berupa kerajinan tangan atau kriya , merupakan satu dari dua SMK bidang kriya yang ada di Pulau Sumatera.
Ketika Tribusumsel.com berkunjung, Senin (22/2/2016),mendapati suasana yang sangat kental dengan beragam kerajinan tangan, hal ini diperkuat dengnan adanya beberapa bengkel kriya seperti kriya kayu,kriya logam dan batik yang lengkap menampilkan hasil karya siswa.
Sementara ketika memasuki bengkel kriya testil, mendapati bila sebagian siswa kelas tiga tengah mengikuti pelaksanan UK.
Para siswa nampak begitu telaten, dan fokus membantik di sepotong kain Mori (Dasar batik), dengan penuh seksama , jemari para siswanya begitu terampilnya menggerakan canting (alat pembuat motif), mengikuti aluran gambar yang tercetak di kain batik tadi.
Menurut Kepala Sekolah SMK N 7 Palembang, Kepala SMKN 7 Dra Hijrah Baiti mengatakan ada 350 siswa dari 7 program kejuruan yang mengikuti pelaksanaan UK.
Semua siswa diwajibkan membuat hasil karya sesuai program kejuruan masing-masing.
“UK ini merupakan tolok ukur sejauh mana ilmu yang diperoleh siswa selama di sekolah. Kami berharap siswa SMKN 7 yang fokus dengan seni ini bisa mengimplementasikan ilmu mereka nantinya untuk mencetak lapangan pekerjaan,” tukasnya.