Cerita WI yang Sempat Diajak Jadi Lesbian Saat Masih Sekolah

"Awalnya hanya berteman saja. Lama-lama butchy itu mengatakan suka sama saya. Saat itu saya masih bingung karena kami sama-sama wanita tidak mungkin b

Penulis: M. Syah Beni | Editor: Kharisma Tri Saputra
net
Ilustrasi lesbian 

Laporan Wartawan Tribun Sumsel, M Syah Beni

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Sejak lulus Sekolah Menengah Atas (SMA) 2013 lalu, Wi (20) tidak lagi mengungkit cerita masa lalunya yang sempat menjadi pasangan lesbi.

Ramai pemberitaan adanya dugaan penyimpangan seksual yang tertuju pada Jessica Kumala Wongso, tersangka pembunuh Wayan Mirna Salihin membuat Wi semangat menceritakan bagaimana kehidupan penyuka sesama jenis.

Dihubungi Tribun Sumsel, Rabu, (3/2/2016) Wi yang berkulit putih ini menceritakan bagaimana awalnya ia bisa masuk dalam pergaulan yang salah tersebut.

Tahun 2012 saat Wi masih berseragam SMA dirinya berkenalan dengan Hen. Teman satu sekolahnya.

Hen merupakan sosok wanita yang terkenal cantik di sekolahnya.

Wi lantas diajak Hen untuk kumpul di taman kota di Palembang. Dalam komunitas tersebut ternyata Wi ditaksir oleh seorang butchy teman-nya Hen. Melalui perkenalan yang intensif akhirnya Wi juga masuk ke dalam lingkungan lesbi tersebut.

"Awalnya hanya berteman saja. Lama-lama butchy itu mengatakan suka sama saya. Saat itu saya masih bingung karena kami sama-sama wanita tidak mungkin berpacaran. Kemudian Hen yang menjelaskan kepada saya apa itu lesbi. Semuanya serba tiba-tiba," ungkapnya.

Hubungan sesama jenis itu berlanjut di sekolah. Hanya saja gerak-gerik mereka di sekolah sempat diketahui oleh guru dan siswa lain-nya. Bahkan ada seorang butchy (penyuka sesama jenis berpenampilan pria) yang dipanggil oleh kepala sekolah karena terpergok sedang bermesraan di kamar mandi sekolah.

" Tidak diberhentikan. Disuruh buat perjanjian untuk tidak lagi menjadi lesbi. Mendapat nasihat dan ceramah agama," terangnya.

Saat ini Wi telah bekerja di butik pakaian di Palembang. Sejak lulus sekolah dirinya tidak pernah lagi dihubungi oleh Hen.

"Tidak tahu lagi kemana mereka," terangnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved