Lebih Aman, Pengembang Perumahan Komersil Beralih Ke MBR

Kita juga sekarang membangun perumahan MBR, supaya tetap berjalan disamping perumahan komersil yang telah dilakukan

Lebih Aman, Pengembang Perumahan Komersil Beralih Ke MBR
TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF B ROHEKAN
ketua REI Sumsel Hariadi Benggawan

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Melemahnya perekonomian dunia khususnya Indonesia, dirasa sangat menyulitkan pengembang perumahan komersil untuk menjualnya kemasyarakat. Alih-alih ingin mendapatkan keuntungan besar dari rumah komersil, ternyata pengembang rela membangun rumah yang diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), agar keuangan perusahaannya terus berjalan.

Mungkin saat ini sudah ada pengembang properti harus gulung tikar, dan dikabarkan masih meninggalkan hutang.

Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sumatera Selatan (Sumsel) Hariadi Benggawan, tak menampik jika saat ini, terdapat beberapa pengembang yang masuk dalam keanggotaan REI telah kolaps.

"Kita lihat memang ada perpindahan segment yang dilakukan pengembang, dari perumahan komersil ke perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), termasuk perusahaan kita,"kata Hariadi.

Menurutnya, selain untuk mendukung program pemerintahan Presiden Joko Widodo alias Jokowi untuk pengadaan 1 juta rumah, hal ini dilakukan supaya keuangan yang ada dipengembang terus berjalan.

"Ya, agar agar perputaran uangnya berjalan dengan memilih segmen MBR, karena prosesnya pencairannya tidak sulit. Sementara kalau komersil, meskipun menguntungkan, terkadang persyaratan dari perbankan cukup sulit, sehingga banyak yang batal kontrak,"bebernya.

Terkait kolapsnya beberapa pengembang properti yang ada, dirinya belum bisa memastikan secara pasti berapa jumlahnya dan apa penyebabnya. Akan tetapi, saat ini jika perusahaan pengembang memiliki keuangan yang baik maka ia akan tetap aman.

"Jadi kita belum tahu secara pasti karena baru tahu sekarang, tetapi yang pasti jika manajem keuangannya bagus maka perusahaan akan tetap berjalan,"tandas owner PT Poligon Abadi ini, seraya mengungkapkan saat ini terdapat 170 anggota REI Sumsel yang terdaftar namun yang aktif sebanyak 120 saja.

Sementara Direktur CV Sehati Property Saiful Fadli tak menampik, jika usahanya dalam perumahan komersil saat ini mulai "panas dingin". Menginngat ekonomi yang melambat, dan daya beli masyarakat yang menurun.

"Kita juga sekarang membangun perumahan MBR, supaya tetap berjalan disamping perumahan komersil yang telah dilakukan,"pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved