Molen Rangkul Pengusaha Bangun OKU
Meski bukan penduduk asli Ogan Komering Ulu (OKU), rasa cinta dan perhatian Penjabat (Pj) Bupati OKU, H Maulan Aklil kepada masyarakat
Laporan wartawan Tribun Sumsel, Retno Wirawijaya S
TRIBUNSUMSEL,COM.BATURAJA- Meski bukan penduduk asli Ogan Komering Ulu (OKU), rasa cinta dan perhatian Penjabat (Pj) Bupati OKU, H Maulan Aklil kepada masyarakat yang ia pimpin melebihi daerah kelahirannya Bangka Belitung.
Hal ini terbukti diakhir jabatannya sebagai Bupati OKU ia mulai memberikan trobosan, gebrakan pembangunan yang akan dikenang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat OKU.
Misalnya, setelah mendapat beberapa penghargaan dan berhasil meningkatkan TPP pegawai negeri sipil (PNS) Rp 500 ribu untuk pegawai terendah, menata taman kota dan menarik investor melakukan pembanguna hypermat dan Cinemax satu-satunya di Kabupaten yang ada di Sumsel.
Kali ini ia, merangkul para pelaku usaha besar di Kabupaten OKU untuk bersinergi membangun OKU dan meningkatkan ke sejahteraan perekonomian rakyat melalui CSR (Carporate social Respo sibility) - PKBL (Program Kemitraan Bina Lingkungan).
Pada kesempatan pembentukan forum CSR dan PKBL yang dipusatkan di Aula Pendopo Rumah Kabupaten OKU, Senin (28/12) malam itu, ditandai dengan penandatanganan MoU antara Pemda OKU, Pelaku Usaha, Pihak Kepolisian, Kejaksaan, TNI dan LSM.
Bupati yang akrab di sapa Molen itu memaparkan potensi-potensi yang dimiliki OKU untuk dikembangkan. Mulai dari investasi kecil hingga potensi investasi besar. Misalnya perdagangan, investasi dan pariwisata.
"Masalah perizinan akan saya permudahkan. Tidak lain tujuan untuk mensejahterakan masyarakat dan melakukan pembangunan jangka panjang berkelanjutan,"katanya.
Dikesempatan yang sama Molen menekankan, kepada pelaku usaha yang berinvestasi di OKU, syaratnya 70 persen penyerapan tenaga kerja lokak. Yakni putra putri daerah OKU.
"Contohnya PT Semen Baturaja, membangun Pabrik PT SB 2. Ini dalam waktu dekat akan menyerap ribuan tenaga kerja. Tentunya diharapkan 70 pelrsen tenaga kerja lokal," kata Molen.
Untuk penataan taman Kota kata, Molen sudah ada Bank SumselBabel yang akan membangun tulisan besar sebagai salah satu icon Baturja. Yakni bertulisan "Baturaja Mandiri". Selain itu melalui CSRnya PT Semen Baturaja juga aka. membangun panggung mini di taman kota. Disana kita adakan festival musik satu minggu sekali.
"Dengan demikian Baturaja akan mempunyai ciri khas. Pengunjung taman kota juga akan sihibur dengan lantuna -lantunan musik," kata, Molen di toko yang ada di Tribun taman Kota itu tidak boleh lagi sigunakan untuk bejualan pakakan seperti jilbab.
"Disana akan kita buat pasar batu akik dan barang-baranv suvenir khas OKU sehingga wisata yang datang ke Baturana ini bisa membelih oleh-oleh. Otomatis dengan demikian perekonomian masyarakat meningkat," katanya.
Pedagang juga akan ditata tidak boleh lagi berjualan di trotoar taman. Pedagang akan berjualan di dalam. Bagai mana caranya, itu sangat mudah. Tendanya kata Molen diseragamkan.Jika satu perbankan saja melalui CSR nya memberi dua unit tenda saja tentunya pedagang tertiban dan rapi.
"Syaratnya tenda harus seragam," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/pj-bupati-oku-h-maulan-aklil-senyum_20151228_111713.jpg)