Jusuf Kalla Bilang Setya Novanto Tak Perlu Minta Maaf

Ia menyerahkan sepenuhnya ke proses hukum.

Editor: Weni Wahyuny
Tribunnews/Valdy Arief
Ketua DPR RI yang telah mengundurkan diri, Setya Novanto memberikan pernyataan permohonan maaf di kediamannya, Jalan Wijaya XIII No. 19, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (16/12/2015) malam. Ia memohon maaf kepada seluruh rakyat Indonesia. Menurutnya, pengunduran dirinya dari jabatan Ketua DPR RI demi kepentingan negara. 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Nama Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla sempat disebut-sebut dalam pembicaraan antara Setya Novanto, Riza Chalid dengan bos Freeport Indonesia, Marioef Sjamsuddin, saat mereka membahas soal perpanjangan kontrak dan saham.

Setya Novanto akhirnya terpaksa menanggalkan jabatan Ketua DPR, setelah ditekan berbagai pihak, termasuk melalui sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Sementara itu Riza Chalid yang merupakan pengusaha itu, pergi menghindar ke luar negeri.

Jusuf Kalla kepada wartawan di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Kamis (17/12/2015), mengatakan Setya Novanto atau yang akrab dipanggil Setnov itu tidak perlu meminta maaf atas dugaan pencatutan nama Wakil Presiden.

Ia menyerahkan sepenuhnya ke proses hukum.

"Ya tergantung perkembangan hukum, biar kita serahkan ke aparat hukum saja," ujarnya

Proses hukum yang dimaksud adalah proses di Kejaksaan Agung. Saat ini lembaga adiyaksa itu tengah menyelidiki dugaan pelanggaran hukum atas kasus tersebut. Maroef Sjamsuddin dan staf Setya Novanto sudah diperiksa oleh Kejaksaan.

Sedangkan Maroef Sjamsuddin tidak memenuhi panggilan Kejaksaan untuk diperiksa. Ia kini diketahui tengah berada di luar negri, dan tidak bisa dipanggil paksa karena statusnya masih saksi.

Kata dia, mundurnya Setnov hanya menyelesaikan masalah di ranah politik, atau setengah dari masalah yang ada. Sedangkan untuk urusan hukum, hal itu tetap harus dilanjutkan, dan ia menyerahkan sepenuhnya ke aparat hukum.

"Hukumnya jalan, biar saja hukumnya jalan," ujarnya.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved