Breaking News:

PILKADA SERENTAK

Target Meleset, Angka Partisipasi Mendekati 70 Persen

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel mencatat, angka partisipasi masyarakat dalam Pilkada tujuh kabupaten di Sumsel 9 Desember lalu, memang sebagian dae

TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF B ROHEKAN
Komisioner KPU Sumsel Ahmad Naafi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel mencatat, angka partisipasi masyarakat dalam Pilkada tujuh kabupaten di Sumsel 9 Desember lalu, memang sebagian daerah tidak mencapai target yang dicanangkan KPU RI sebesar 77,5 persen, meskipun begitu total keseluruhan yang di Sumsel mendekati 70 persen.

Menurut komisioner KPU Sumsel Ahmad Naafi, meskipun tidak mencapai target namun sudah dicukup memuaskan. Mengingat kondisi ini cukup beralasan, sebab hampir di setiap daerah di Indonesia mengalami penurunan tingkat partisipasi yang sangat signifikan. Namun tingkat kecerdasan pemilih cenderung meningkat.

Dikatakannya, data yang dihimpun dari portal situng KPU menunjukkan, rata-rata tingkat partisipasi di kabupaten Ogan Ilir mencapai 72,33 persen. OKU mencapai 73,03 persen, OKU Selatan mencapai 72,66 persen, dan OKU Timur mencapai 67,83 persen.

Kemudian Kabupaten Musi Rawas mencapai 64,50 persen, Muratara mencapai 66,06 persen, dan PALI mencapai 68,79 persen. Namun tingkat kecerdasan atau penggunaan suara sah dibanding tidak sah, meningkat dari Pilkada sebelumnya di tujuh kabupaten tersebut yang mencapai rata-rata diatas 93 persen.

"Kecenderungan penurunan partisipasi masyarakat dari Pilkada serentak ini hampir terjadi merata di setiap daerah di Indonesia. Namun di Sumsel jika dikalkulasi (69, 25 persen) rata-rata hampir 70 persen yang lebih baik dari daerah lain,"katanya, Minggu (13/12/2015).

Ini sedikit bertolak belakang pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 lalu, angkata partisipasi masyarakat di Sumsel mencapai 77 persen, sedangkan Pemilu Presiden (Pilpres) 72 persen.

"Banyak faktor yang mempengaruhi, dan kita akan evaluasi selain riset 2016, tentang penurunan ini," ngelaknya, seraya mengatakan tingkat kecerdasan masyarakat justru diatas 93 persen di tujuh kabupaten penyelenggara Pilkada di Sumsel.‎

Ditambahkan pria yang dibesarkan sebagai wartawan Sripo ini, menyangkal jika tugas sosialisasi memang hanya tugas KPU, tapi juga stakeholder terkait ikut terlibat, sehingga semuanya menjadi tanggungjawab bersama.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved