Putin Sebut Turki Antek Teroris
"Insiden ini menentang perlawanan terhadap terorisme. Pasukan kami bertempur habis-habisan melawan teroris dan bertaruh nyawa," kata Putin.
"Kami selalu memperlakukan Turki bukan hanya sebagai tetangga dekat, tetapi juga negara yang ramah," kata Putin.
"Saya tidak tahu siapa yang memiliki kepentingan atas peristiwa yang terjadi hari ini. Kami tidak tahu pasti."
Fakta bahwa Turki tidak langsung menghubungi Rusia sesaat setelah penembakan itu dan malah meminta NATO menggelar rapat, kata Putin, adalah sesuatu yang mencemaskan.
Tampaknya, menurut Putin, Turki menginginkan NATO melayani kepentingan ISIS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/vladimir-putin_20151118_234946.jpg)