Tribun Travel
Video: Es Krim Kuburan 40 Hari Ini Bukannya Seram Malah Bikin Ketagihan
Seperti dalam kuburan terdapat jenazah, untuk membuatnya mirip, Yudi mengkreasikannya dengan pisang Ambon yang dipotong-potong kemudian untuk tumpukan
Penulis: Melisa Wulandari | Editor: Kharisma Tri Saputra
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Es Krim Kuburan, terdengar unik dan mengerikan tetapi tidak seperti namanya, es krim yang dijual di De Ice Palembang milik Yudi Adi Pratama ini dijamin membuat penasaran dengan bentuknya yang menyerupai kuburan ini.
Es krim kuburan yang dijual di De Ice Palembang yang terletak di jalan Merdeka, Bukit dan Pakjo Palembang ini dibuat layaknya kuburan.
Tidak hanya dari bentuk, tapi isipun dibuat mirip dengan kuburan.

Seperti dalam kuburan terdapat jenazah, untuk membuatnya mirip, Yudi mengkreasikannya dengan pisang Ambon yang dipotong-potong kemudian untuk tumpukan batu batanya ia ganti dengan potongan Waffle.
Selanjutnya untuk belatung ia membuatnya dari jelly atau agar-agar yang dibentuk.
Kemudian Biskuit Oreo yang sudah dihaluskan sebagai tanah kuburannya dan tidak lupa es krim vanila yang sudah dihaluskan dan terakhir tancapkan tulisan RIP serta cokelat berbentuk tengkorak agar lebih menarik untuk dilihat.
Tak hanya bentuk dan namanya yang unik, es krim kuburan ini juga memiliki rasa yang enak dengan harga yang terjangkau dijual dari harga Rp 18 ribu hingga Rp 24 ribu.

Yudi mengaku bisa mendapatkan ide membuat es krim kuburan ini karena dia terinspirasi dari penjual es krim di luar kota Palembang dengan memberikan es kuburan mantan.
Karena berpikir tak ingin sama dan ingin buat yang berbeda, akhirnya dia memberikan es krim kuburannya dengan nama es krim kuburan 40 hari dengan adanya topping cokelat yang dikeraskan berbentuk tulang.
Segmentasi penjualan De Ice Palembang milik Yudi inipun dari siswa SMP hingga kalangan pekerja.
Semua kalangan bisa mencicipi es krim yang dijual di De Ice Palembang karena toko es krim satu ini memang berkonsep makan es krim bintang lima tetapi harga kaki lima.
Begitulah yang dikatakan Yudi yang sudah 2 tahun mendirikan De Ice yang juga sudah memiliki cabang di jalan Merdeka, Bukit Besar dan di Pakjo dekat dengan hotel Amaris Palembang. (Melisa Wulandari).
