Pemuda Indonesia Harus Siap Hadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN
"Artinya, kedepan persaingan semakin kuat bagi para pemuda Indonesia untuk mencari kerja, mereka akan dihadapkan dengan negara-negara lain maka dari
Penulis: Melisa Wulandari | Editor: Kharisma Tri Saputra

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Aksi demo yang digelar oleh ratusan mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang di halaman gedung rektorat UIN Raden Fatah Palembang yang juga bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober.
Hal ini ditanggapi positif oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga (Warek I) UIN Raden Fatah Palembang, Prof Drs H M Sirozi Ma PhD.
Ketika ditanya mengenai aksi demo yang dilakukan oleh mahasiswanya Sirozi mengatakan kalau demo dan penyampaian pendapat oleh mahasiswanya itu merupakan hak dari mahasiswa itu sendiri.
Dan ketika disinggung mengenai Sumpah Pemuda menurutnya adalah para mahasiswa maupun para pemuda harus siap menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) di akhir 2015 ini).
"Artinya, kedepan persaingan semakin kuat bagi para pemuda Indonesia untuk mencari kerja, mereka akan dihadapkan dengan negara-negara lain maka dari itulah dengan adanya persaingan ini mereka harus ada bekal untuk bisa menghadapi orang-orang dari negara di ASEAN," ujarnya, Rabu (28/10).