Marahi Istri Muda, Bunga Malah Dihajar Suami

Namun, ketika sampai rumah betapa kagetnya Bunga ketika mendapati ada wanita muda yang diduga istri muda suaminya tengah bermesraan merawat YA.

Penulis: Edison | Editor: Kharisma Tri Saputra
Warta kota
ILUSTRASI 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Malang nasib dialami EY atau sebut saja Bunga (36), warga Perumahan Kapodang Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat kota Prabumulih.

Akibat memarahi seorang wanita yang diduga istri muda suaminya yakni EV (28), Bunga babakbelur dihajar suaminya YA (35).

Akibatnya, Bunga mengalami luka lebam di bagian kepala, kaki dan tangan serta bagian muka lebam diduga dihajar sang suami yang tengah sakit tersebut.

Peristiwa itu sendiri terjadi pada Senin (19/10) pukul 10.00 di rumah orangtua YA di kawasan simpang empat Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat.

Tak terima diperlakukan kasar, Bunga kemudian melaporkan perbuatan suaminya itu ke Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Prabumulih.

Peristiwa kekerasan dalam rumah tangga itu sendiri terjadi berawal ketika Bunga mendapatkan kabar dari adik iparnya jika suaminya AY dalam keadaan sakit dan saat itu berada di rumah mertuanya.

Mendapatkan kabar itu, Bunga kemudian bergegas menuju rumah mertuanya di simpang empat Kelurahan Patih Galung untuk melihat keadaan dan merawat sang suami yang disayanginya.

Namun, ketika sampai rumah betapa kagetnya Bunga ketika mendapati ada wanita muda yang diduga istri muda suaminya tengah bermesraan merawat YA.

Melihat hal itu, Bunga langsung naik pitam dan memarahi EV dan menanyakan terkait hubungan wanita dengan suaminya ke sang mertua.

Bukannya menjelaskan dan melerai Bunga dan EV yang tengah ribut, YA naik pitam dan balik memarahi istri tuanya itu.

Tidak sampai disitu saja, sang suami yang diharapkan mengayomi itu justru menghajar Bunga di bagian kepala, tangan dan kaki hingga babakbelur.

Tidak terima dengan aksi anarkis sang suami, Bunga yang telah sering menjadi korban pemukulan kemudian melaporkan peristiwa dialaminya ke Mapolres Prabumulih.

"Saya sudah sering dipukuli dia (suaminya-red) bahkan saat saya hamil tua sering kena pukul, saya sudah tidak tahan lagi apalagi dia kawin dengan wanita lain. Saya tak tahan mau cerai dan melaporkan dia ke polisi," beber Bunga ketika melapor ke pihak kepolisian.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved