Kopilot Aviastar Curhat dan Menangis Sebelum Take Off
"Bang Yudhis Jumat pagi telepon saya. Dia curhat soal keluhan hatinya, dan dia menangis sambil meminta saya menjaga istrinya,"
Jenazah kopilot pesawat Aviastar yang jatuh di Pegunungan Bajawa, Luwu, Sulawesi Selatan, Yudhistira Febby Aryanto (39) akan tiba di Bali, Kamis (8/10/2015) hari ini.
"Semalam kami keluarga di Bali sudah melakukan komunikasi dengan keluarga yang menunggu di Makassar. Katanya semuanya sudah beres, tapi hingga saat ini belum ada kepastian kapan dan jam berapa jenazah akan tiba di Bali," kata kakek Febby, Harjomo Seputro saat ditemui di kediamannya di Kuta, Badung, Bali, pagi tadi.

Harjomo menjelaskan, keputusan keluarga memakamkan Febby di Bali, karena memang sejak kecil Febby tinggal di Bali, dan keluarga kandung serta ibunya pun tinggal di Bali.
"Pertimbangan dimakamkan di Bali sudah menjadi keputusan keluarga. Mamanya masih hidup dan tinggal di Bali. Adik kandung satu-satunya juga tinggal di Bali. Jadi biar gampang mau nyekarnya (kunjungan ke makam)," tambah dia.
Berdasarkan pantauan Kompas.com, di rumah duka Perumahan Korem Plaza, Blok B nomor 10,Jalan Majapahit terlihat sepi. Hanya satu karangan bunga yang terpajang kiriman dari Aviastar.
Kapolres Luwu Akan Dapat Penghargaan
Kapolda Sulselbar Inspektur Jenderal Pudji Hartanto Iskandar mengatakan telah melaporkan prestasi Kapolres Luwu AKBP Adex Yudiswan kepada Kapolri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti.
Prestasi itu terkait peran Kapolres Luwu dalam menemukan pesawat Aviastar jenis Twin Otter yang jatuh.
"Saya sudah melaporkan penemuan pesawat Aviastar kepada Kapolri. Mengenai pemberian penghargaan yang akan diberikan kepada Kapolres Luwu, itu merupakan kewenangan Kapolri," kata Pudji kepada wartawan.
Namun, secara pribadi, Pudji merasa bangga dan telah memberikan dukungan kepada Kapolres Luwu sebagai bentuk penghargaan dan ucapan terima kasih untuk Kapolres Luwu.
"Apa pun bentuknya, penghargaan itu akan diberikan kepada Kapolres Luwu. Saya sendiri merasa bangga dan memberikan satu support atas semangatnya menemukan pesawat Aviastar," tambah Kapolda.

Sebelumnya telah diberitakan, pesawat jenis Twin Otter milik maskapai Aviastar yang terbang dari Bandara Andi Djemma, Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, ditemukan tim kepolisian, Senin (5/10/2015) sekitar pukul 15.55 Wita.
Tim pencari kepolisian itu dipimpin langsung oleh Kapolres Luwu AKBP Adex Yudiswan dengan melakukan pendakian selama dua hari.
Akhirnya, upaya tim membuahkan hasil dan menemukan pesawat yang dikabarkan hilang sejak Jumat (2/10/2015) sore itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/kopilot-aviastar-yudhistira-febby-bersama-rekan-sekantornya_20151008_064934.jpg)