Debit Air Komering Kian Menurun
“Kalau pembagiannya tidak sesuai, maka lahan sawah warga tidak akan mendapatkan suplai air dengan maksimal. Selain memanfaatkan aliran suplai irigasi
TRIBUNSUMSELCOM, MARTAPURA – Musim kemarau yang sudah terjadi sejak beberapa bulan terakhir menyebabkan PPK Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA) Irigasi Perjaya, Kabupaten OKU Timur berusaha keras untuk menjaga ribuan Hektare (Ha) lahan sawah warga agar tidak kekeringan.
“Dampak musim kemarau berkepanjangan sangat berpengaruh pada tingkat debit air. Kondisi ini juga berpengaruh pada suplai air ke sawah petani. Saat ini volume air hanya 55 meter kubik perdetik, jika kondisi normal bisa mencapai antara 200 hingga 400 meter kubik. Karena debit air berkurang cukup banyak terpaksa dilakukan pengaliran bergilir,” ungkap PPK OP SDA Irigasi Perjaya Minggu (4/10/2015).
Menurut Edi, suplai air irigasi Upper Komering berasal dari sumber air di Ranau OKU Selatan yang saat ini juga mengalami penurunan dari sebelumnya sebesar 54.170 meter kubik yang mengalami penurunan menjadi 54.120 meter kubik sehingga suplai air dari Ranau ke irigasi Upper Komering saat ini hanya lima hingga enam kubik perdetik saja.
“Kalau pembagiannya tidak sesuai, maka lahan sawah warga tidak akan mendapatkan suplai air dengan maksimal. Selain memanfaatkan aliran suplai irigasi, sebagian warga juga mengairi lahan menggunakan pompanisasi untuk memenuhi kebutuhan air,” ungkapnya.(Evan Hendra/SP)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/aktivitas-warga-di-sungai-komering-rabu-2972015_20150729_185604.jpg)