Sudah Dewasa Masih Ngompol? Ini Sebabnya

mengompol atau inkontinensia urine dapat dialami oleh pria maupun wanita dewasa karena beberapa sebab

Campusnooz
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM - Memang tidak sewajarnya usia dewasa masih mengompol. Mengompol (inkontinensia urin) pada usia dewasa dapat disebabkan oleh berbagai masalah, salah satunya adalah masalah medis.

Dilansir Healthline yang dikutip dari National Association for Continence, mengompol atau inkontinensia urine dapat dialami oleh pria maupun wanita dewasa karena beberapa sebab. Meski tidak mengancam jiwa, gangguan ini dapat menjadi beban bagi penderita, baik secara psikologis maupun sosial.

Ada beberapa penyebab umum terjadinya inkontinensia.

1. Persalinan

Melahirkan, terutama melalui proses normal, merupakan penyebab umum terjadinya inkontinensia stres. Keadaan ini sering terkait dengan lemahnya jaringan penunjang pelvis. Ini juga dapat mengakibatkan turunnya kandungan dan jaringan vagina.

Kabar baiknya, kondisi ini bisa diperbaiki dengan melakukan latihan khusus pengencangan daerah panggul dan melatih kandung kemih. Operasi ringan juga bisa mengencangkan jaringan dasar pelvis yang sudah melemah.

2. Kehamilan

Inkontinensia selama kehamilan merupakan bentuk lain dari inkontinensia stres. Biasanya kondisi ini disebabkan karena pembesaran rahim yang mendesak struktur kandung kemih. Perubahan hormonal juga bisa meningkatkan pengeluaran urine. Mengompol pada masa kehamilan ini bisa dicegah dengan latihan kegel.

3. Histerektomi

Operasi pengangkatan rahim (histerektomi) dan sejenisnya bisa menyebabkan terganggunya otot kandung kemih karena otot dan jaringan rahim berdekatan dengan kandung kemih.

4. Penuaan

Bertambahnya usia membuat risiko mengompol di usia lanjut lebih besar, bukan cuma pada pria, melainkan juga pada wanita. Penyebabnya adalah melemahnya kekuatan otot pada uretra. Beberapa penyakit kerusakan otak, seperti stroke dan demensia, juga akan menyebabkan terganggunya sinyal ke bagian kandung kemih.

5. Operasi prostat

Selain penuaan, penyebab inkontinensia pada pria adalah operasi kanker prostat. Prosedur ini juga bisa menyebabkan efek samping berupa gangguan ereksi. Itu sebabnya banyak dokter memilih untuk "menunggu" perkembangan tumor karena tumor ini biasanya berkembang sangat lambat.

6. Pembesaran prostat

Halaman 1/2
Tags
Urine
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved