Goran Terus Pantau Sepakbola Indonesia
Sekarang saya hanya menjaga kondisi bersama Osijek, klub asal kota saya dan kebetulan juga Liga Kroasia baru memulai pertandingannya
Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Haryanto
TRIBUNSUMSEL.COM-Goran Ljubojevic mengaku hingga saat ini terus memantau perkembangan kisruh sepakbola di Indonesia. Pemain asing Sriwijaya FC asal Kroasia musim lalu ini pun menyatakan mengikuti pemberitaan mengenai hal ini melalui media online dan berkomunikasi dengan agennya yang berada di Singapura. Saat ini, eks kapten timnas Kroasia U21 tersebut memang belum mempunyai klub baru pasca diputus kontraknya oleh laskar wong kito pada pertengahan Mei lalu setelah kompetisi dihentikan PSSI.
"Sekarang saya hanya menjaga kondisi bersama Osijek, klub asal kota saya dan kebetulan juga Liga Kroasia baru memulai pertandingannya. Saya prihatin permasalahan sepakbola di Indonesia terus berlarut-larut sehingga banyak pihak yang menjadi korbannya, semestinya upaya perbaikan yang dilakukan tidak mematikan kompetisi sehingga para pemain tetap bisa beraktifitas," ujarnya saat dihubungi melalui layanan Whats App Massenger, Senin (20/7) sore.
Dirinya pun mengatakan tidak kapok bermain di Indonesia meski kemarin harus menerima kenyataan pahit pemutusan kontrak lebih cepat karena kisruh Menpora - PSSI. "Liga Indonesia punya potensi besar di Asia Tenggara dan SFC pun saya percaya peluangnya sangat besar untuk menjuarai kompetisi, sayang belum didukung oleh sinergi yang baik antara Federasi Sepakbola dengan pemerintah," jelas pemain yang menjadi top skor di Liga Singapura tahun 2014 ini.
Diakuinya, setelah sempat semusim merumput di Liga Singapura bersama Balestier Khalsa, Liga Indonesia jauh lebih kompetitif dari berbagai aspek. "Animo penontonnya sangat luar biasa dan mungkin yang terbaik di Asia Tenggara, itu menjadi modal yang bagus karena sepakbola kini sudah menjadi sebuah industri besar, jika dikelola dengan manajemen yang baik maka akan sangat menjanjikan," tambahnya.
Kemudian kemampuan skill pemain Indonesia juga menurutnya masih jauh lebih baik jika dibandingkan kontestan di Liga Singapura. "Di Singapura, klub memakai 5 pemain asing dan jika ada yang berhalangan maka akan menjadi masalah karena kualitas pemain lokal tidak merata. Sekarang semoga sepakbola Indonesia segera kembali normal, jika ada kesempatan dan situasinya pun tidak seperti kemarin, tidak menutup kemungkinan saya akan kembali ke SFC," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/pemain-sriwijaya-fc-goran-ljubojevic-melakukan-selebrasi_20150405_182124.jpg)