BlackBerry Kok Masih Nekat Bikin Smartphone?

Android dan iPhone memang bisa didesain menjadi smartphone yang aman, namun tetap tidak akan seaman BlackBerry saat baru pertama kali dikeluarkan dari

BlackBerry

TRIBUNSUMSEL.COM – Bisnis smartphone BlackBerry memang sedang turun. Pangsa pasarnya kini kurang dari satu persen secara global. Lalu kenapa BlackBerry masih repot-repot membuat smartphone baru?

CEO John Chen menjawab pertanyaan itu dalam sebuah wawancara dengan Business Insider. Menurut Chen, seperti dikutip, Senin (18/5/2015), keunggulan smartphone BlackBerry adalah dari segi keamanannya.

Android dan iPhone memang bisa didesain menjadi smartphone yang aman, namun tetap tidak akan seaman BlackBerry saat baru pertama kali dikeluarkan dari kardusnya, klaim John.

"Lihat saja U.S. Army (AD AS), mereka masih menggunakan BlackBerry, kalau saya (BlackBerry) tidak memproduksi smartphone lagi, maka pasar saya habis" demikian ujar Chen.

"Sekarang masalahnya adalah, bagaimana kita mencari profit smartphone dari jumlah volume konsumen yang masih tersisa," imbuhnya.

Melalui pernyataannya itu, Chen seolah menegaskan masih ada ceruk pasar bagi BlackBerry. Smartphone buatan BlackBerry seolah menjadi niche product bagi eksekutif perusahaan besar dan aparat negara yang membutuhkan keamanan komunikasi mobile tingkat tinggi.

BlackBerry di bawah kepemimpinan Chen memang menggunakan strategi mengurangi ketergantungannya kepada pasar smartphone konsumer, dan fokus pada layanan bisnis software keamanan korporasi.

Sumber: Tribunnews
Tags
Blackberry
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved