Diancam Pisau, Lusia Ini Tendang Kemaluan Perampok

"Saya spontan menendangnya, terus teriak minta tolong," kata Indri saat ditemui di Markas Kepolisian Sektor Pringsewu, Selasa (21/4/2015).

Kompas.com/Achmad Faizal
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRINGSEWU - Lusia Indri (21), karyawan Primer Koperasi Veteran RI mengaku menendang kemaluan salah seorang pelaku perampokan yang mengancamnya dengan sebilah pisau.

"Saya spontan menendangnya, terus teriak minta tolong," kata Indri saat ditemui di Markas Kepolisian Sektor Pringsewu, Selasa (21/4/2015).

Sedangkan seorang pelaku lagi, kata Indri, pada saat bersamaan sedang mencekik rekannya Nur Widiyanti (19).

Atas tindakan spontan Indri tersebut, para pelaku berupaya kabur. Namun, dua orang diantaranya berhasil ditangkap dan menjadi bulan-bulanan warga.

Perampokan yang terjadi di Primer Koperasi Veteran RI dilakukan saat kantor yang ada di Kelurahan Pringsewu Utara Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu ini hanya ada dua orang karyawati, yakni Lusia Indri (21) dan Nur Widiyanti (19).

Saat itu, Yanti alias Nur Widiyanti tengah mengerik Indri di dalam kamar. Tiba-tiba masuk tiga orang pelaku dari pintu samping dengan mengancam Indri pakai pisau dan salah seorang lagi menyekik Yanti.

Saat itu, Yanti alias Nur Widiyanti tengah mengerik Indri di dalam kamar. Tiba-tiba masuk tiga orang pelaku dari pintu samping dengan mengancam Indri pakai pisau dan salah seorang lagi menyekik Yanti.

Salah seorang staf koperasi Okti mengatakan, rekannya yang pada saat itu di bawah ancaman langsung teriak minta pertolongan. Alhasil warga yang mendengar pun datang.

"Saya sampai kantor lihat seseorang sedang dipukuli warga di sini (teras)," katanya.

Kemudian, dia mengatakan, polisi datang lantas membawa pelaku pergi. Selang tidak lama kemudian, terjadi keributan ketika warga kembali berbondong-bondong ke satu titik dimana seorang lagi ditemukan tengah sembunyi.

Nahas, pria ini juga menjadi bulan-bulanan warga. Petugas keamanan segera mendatangi lokasi dan menyelamatkannya dari amuk massa. Keduanya pun sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Pringsewu untuk mendapat pertolongan medis.

Masih Remaja

Kedua pelaku perampokan Primer Koperasi Veteran RI yang menjadi bulan-bulanan massa merupakan remaja asal Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus. Mereka berinisial Y (17), dan AL (18).

Kepala Kepolisian Sektor Pringsewu Kompol Suparman mengatakan bahwa kedua pelaku ini mengaku telah menyatroni Primer Koperasi Veteran RI berempat.

"Satu orang lagi yang kabur berinisial W, dan seorang lagi, Y mengaku tidak kenal," kata Suparman mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Dedi Supriyadi.

Atas perbuatan para pelaku ini, Suparman memastikan bahwa para pelaku diancam pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan (curas). Lebih lanjut, Suparman menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikkan lebih dalam lagi.

Sumber: Tribunnews
Tags
perampok
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved