Inilah 6 Langkah Mudah Menuju Kebahagiaan
Salah satu cara terbaik untuk menuju kebahagiaan adalah dengan menikmati hubungan yang berharga bersama reman dan keluarga.
TRIBUNSUMSEL.COM - Sebenarnya ada alasan logis mengapa suasana hati Anda dapat berangsur menurun, dan menyebabkan ketidak bahagiaan dalam diri Anda. Berikut enam langkah yang bisa Anda tempuh agar jalan menuju bahagia lebih terbuka, seperti yang dilansir dari Reader's Digest:
1. Jangan berusaha terlalu keras
Penelitian yang dipublikasikan oleh Perspectives on Psychological Science menunjukan bahwa terlalu banyak berekspektasi pada kebahagiaan, justru akan menjadi bumerang. Masalahnya ada pada ekspektasi itu sendiri. "Ketika seseorang berekspektasi, hal tersebut dapat mengantarkan pada kekecewaan, ketika emosi yang didapat tak sesuai dengan kebahagiaan ideal mereka," sebut June Gruber, rekan penulis peneltian.
2. Tentukan tujuan dan lakukan
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Bernardo J Carducci, direktur dari The Shyness Research Institute di Indiana University, mengatakan, bahwa sebuah tujuan sebenarnya adalah aktivitas yang menyenangkan. Anda membutuhkan pilihan yang meningkatkan serta mencerminkan pribadi. Contohnya belajar bahasa baru, melakukan hobi, atau mencoba olahraga jenis baru. "Kelihatannya meragukan, tapi kebahagiaan sebenarnya datang dari tindakan untuk mengejar sebuah tujuan,"ujar Carducci.
3. Memelihara hubungan baik dengan orang-orang terkasih
Salah satu cara terbaik untuk menuju kebahagiaan adalah dengan menikmati hubungan yang berharga bersama reman dan keluarga. Randy Paterson, seorang psychologist mengatakan bahwa hubungan yang nyata adalah ketika Anda mengeri apa yang orang tersebut pikirkan dan lalui. Kemudian hubungan sosial yang berarti dapat dicirikan lewat kebahagiaan saat Anda membantu orang terdekat, bukan sebaliknya.
4. Lupakan hedonisme untuk cari kebahagiaan
Alih-alih menghamburkan uang agar mendapatkan kebahagiaan yang sesaat, penelitian dari psychology of consumer behaviour, mengungkapkan, lebih baik mempererat hubungan personal, dengan cara menghabiskan lebih banyak waktu dengan orang terdekat, dan menjadi relawan dalam proyek sosial.
5. Fokus pada hal yang baik, bukan yang buruk
Penelitian dari Indiana University menjelaskan, orang yang bahagia lebih fokus pada hal positif. Sedangkan orang yang tak bahagia, cenderung fokus memikirkan hal-hal yang negatif.
6. Lebih perhatian dan bersyukur
Psikologis Paterson mengatakan, "Tragedi atau ketidakberuntungan orang lain tidak hanya dapat membangkitkan kepedulian kita terhadap orang itu, namun juga meningkatkan apresiasi dan rasa syukur atas keberuntungan kita." Peduli terhadap orang lain meningkatkan sifat empati, kasih sayang, kepercayaan, dan tidak egois pada diri seseorang. (Silvita Agmasari)