Heboh Jasa Nikah Siri di Internet

Salah satu yang berhasil di­-hu­bungi Warta Kota adalah pengiklan yang memakai singkatan JNI. Dalam promosinya pengiklan menyebut jasanya sebagai jasa

TRIBUNSUMSEL.COM - Berdasarkan penelusuran Warta Kota, jasa nikah siri ternyata bertebaran di internet.

Dalam iklan terdapat nomor telepon. Ada yang bisa dihubungi, namun ada juga beberapa yang tidak bisa dikontak.

Salah satu yang berhasil di­-hu­bungi Warta Kota adalah pengiklan yang memakai singkatan JNI. Dalam promosinya pengiklan menyebut jasanya sebagai jasa nikah agama.

Layanan jasanya mencakup Jakarta, Depok, Ciputat, dan Bogor. Namun, tidak disebutkan alamat penyedia jasa itu.

Kata-kata di dalam iklan sungguh menarik dan melegakan para peminat kawin siri. JNI menawarkan cara menikah yang simpel, tidak merepotkan, dan tidak memerlukan biaya yang besar, tetapi sah menurut agama.

'Pernikahan merupakan momen yang ditunggu-tunggu setiap pasangan insan manusia. Tapi terkadang untuk pasangan tertentu jalan ke pernikahan mempunyai kendala, misalnya ada keluarga yang tidak setuju, surat-surat yang belum mendapat izin pimpinan, dll,' demikian bunyi kalimat dalam iklan itu.

Alasan inilah yang dijadikan senjata menarik minat. Pasangan tinggal menghubungi nomor yang tertera, kemudian akan direncanakan kapan waktu dan tempat menikahnya.

Pada akhir November 2014 lalu), Warta Kota pun mencoba menghubungi nomor telepon yang tertera di dalam iklan itu. Di ujung telepon, suara perempuan mengaku bernama Devi menerima telepon.

Dari percakapan itu didapat informasi bahwa JNI sudah menawarkan jasa pernikahan siri sejak tiga tahun lalu. Konsumennya macam-macam. Mulai orang biasa hingga kalangan artis dan pejabat.

Sayangnya, Devi tidak bersedia menyebut siapa saja artis dan pejabat yang sudah pernah dinikahkan secara siri.

"Ada deh. Rahasia," ujar Devi singkat saat Warta Kota menanyakan berapa jumlah pejabat dan artis yang sudah pernah menikah siri melalui JNI.

JNI menawarkan tarif cukup murah. Hanya dengan modal uang Rp 1,8 juta, peminat sudah bisa menikah. Uang tersebut sudah termasuk untuk membayar jasa penghulu, menyediakan saksi, serta bukti menikah siri berupa sertifikat bermeterai.

"Harganya murah karena sekarang banyak saingannya," kata Devi kepada Warta kota. Ia menambahkan, dalam sepekan pihaknya rata-rata menikahkan dua atau tiga pasangan.

Pihak lain yang juga pasang iklan melalui media ini yakni JPNS atas nama Ust HRP.

Dalam iklan itu tertera kalimat 'Jasa Penghulu Nikah Siri, Sesuai Syariat Islam, Untuk Menghindari Perzinahan.'

Halaman 1/2
Tags
Nikah Siri
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved