Bunda, Hati-hati dengan Hepatitis B
Penularan penyakit ini adalah dari darah ke darah. Misalnya transfusi darah, tertusuk jarum yang digunakan pasien positif Hepatitis B, dan dari ibu ha
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Salah satu penyakit yang bisa dideteksi dengan medical check up adalah Hepatitis B. Hepatitis B merupakan penyakit yang menyerang pada hati. "Penyebabnya virus," kata dr Salma K SpA, ketika ditemui di RS Myria Palembang, Senin (3/11/2014)
Penularan penyakit ini adalah dari darah ke darah. Misalnya transfusi darah, tertusuk jarum yang digunakan pasien positif Hepatitis B, dan dari ibu hamil.
Ibu hamil yang positif HBsAG (Hepatitis B surface Antigen), akan menularkannya kepada bayi.
Sehingga di beberapa rumah sakit di Palembang, dilakukan pemeriksaan screening bagi ibu hamil.
Ada dua pilihan. Imunisasi pasif ataupun imunisasi biasa. Imunisasi pasif diberikan, sebelum enam jam dari waktu bayi lahir. Ia akan diberikan IVIG (Intravenous Immunoglobulin). Biaya IVIG sekitar Rp2juta. Sementara imunisasi biasa, yaitu Hepatitis B, diberikan kurang dari 12 jam dari kelahiran. Imunisasi Hepatitis B merupakan program pemerintah, jika menggunakan yang generik akan gratis, kalau memilih yang paten biayanya Rp50ribu-Rp70ribun
"IVIG bisa 90% melindungi bayi, kalau imunisasi Hepatitis B sekitar 70%," ujar dokter spesialis anak itu.
Tidak ada larangan menyusui bagi ibu positif Hepatitis B. Namun, dr Salma memberikan persyaratan. Jika puting payudara ibu lecet, diharapkan untuk menghentikan menyusui. Atau bisa juga menggunakan payudara yang satunya.