Inilah Ular Penyebab Lumpuhnya Aktivitas di Banyuasin
Aktivitas masyarakat dan perkantoran menjadi lumpuh hampir setengah hari lamanya, akibat pemadaman aliran listrik yang cukup lama itu.
Penulis: Yohanes Tri Nugroho |
Laporan Wartawan Tribun Sumsel, Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Seekor Ular Terbang yang melilit komponen trafo menjadi salah satu penyebab jaringan listrik di sejumlah Kecamatan di Kabupaten Banyuasin secara langsung padam pada Rabu (22/10/2014). Aktivitas masyarakat dan perkantoran menjadi lumpuh hampir setengah hari lamanya, akibat pemadaman aliran listrik yang cukup lama itu.
Petugas teknis PT PLN Rayon Pangkalan Balai menemukan ular yang dalam kondisi mati yang diduga sebagai penyebab kerusakan jaringan dan langsung melakukan perbaikan dan pergantian komponen yang mengalami kerusakan agar jaringan kembali normal.
"Ular kami temukan dalam kondisi mati terpanggang diduga bagian kepala melilit komponen SUTM atau bagian fasa atau setrum sedangkan bagian ekor melilit di bagian tiang trafo sehingga otomatis jaringan listrik menjadi grounding," ungkap Supervisor Teknik PLN Ranting Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin pada TribunSumsel.com.
Sebelumnya, aktifitas perkantoran Pemkab Kabupaten Banyuasin nyaris lumpuh akibat pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah kecamatan sejak, Rabu dini hari.
Meskipun beberapa SKPD memiliki genset namun aliran listrik yang tidak stabil dan keterbatasan daya membuat sejumlah alat elektronik pendukung aktivitas perkantoran menjadi tidak dapat berfungsi seperti biasanya.
Pantauan Tribun, hingga pukul 12.00 WIB pemadaman listrik masih terjadi, sejumlah pegawai SKPD nampak keluar dari ruangan, karena fasilitas pendingin ruangan tidak dapat dihidupkan karena keterbatasan daya genset yang digunakan.
Baca berita selengkapnya di Tribun Sumsel edisi cetak besok, Kamis (23/4/2014).