Harga Minyak Dunia Dekati Titik Terendah

Harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati level terendah dalam dua tahun terakhir hari ini (15/10/2014).

TRIBUNSUMSEL.COM, SYDNEY -- Harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati level terendah dalam dua tahun terakhir hari ini (15/10/2014). Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 14.15 waktu Sydney, harga kontrak minyak WTI untuk pengantaran November berada di posisi 82,12 dollar AS per barel di New York Mercantile Exchange atau naik 28 sen.

Kemarin, harga kontrak yang sama turun 3,90 dollar AS menjadi 81,84 dollar AS per barel. Ini merupakan level terendah sejak Juni 2012.

Harga minyak terjatuh ke pasar bearish setelah cadangan minyak AS melonjak ke posisi tertingginya dalam 30 tahun terakhir. Di sisi lain, tingkat permintaan minyak global juga melemah. Sementara, OPEC merespon penurunan harga minyak dengan memangkas harga. Hal ini memicu spekulasi bahwa mereka lebih memilih bersaing untuk market share ketimbang mengurangi suplai minyak. Sementara itu, Iran memastikan tidak mencemaskan mengenai penurunan harga minyak.

"Ada penyesuaian pada harga minyak sejak Arab Saudi mulai memangkas harga di Asia. Investor berpikir bahwa respon OPEC akan berbeda kali ini, khususnya terkait peningkatan produksi minyak di AS," jelas Ric Spooner, chief strategist CMC Markets di Sydney.

Sementara, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran November yang habis masa berlakunya besok, naik 42 sen menjadi 85,46 dolla AS per barel di ICE Futures Europe exchange. Sedangkan harga kontrak minyak Brent untuk pengantaran Desember naik 41 sen menjadi 85,82 dollar AS per barel.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved