Warga PALI Heboh Penemuan Kapal Kuno
Penemuan Kapal di PALI, Arkeolog: Bisa Kemungkinan Kapal Kerajaan
Lokasi penemuan kapal yang berada di Desa Curup, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI merupakan daerah riwayat kerajaan.
Penulis: M. Syah Beni |
Laporan Wartawan Tribun Sumsel, M Syah Beni
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Penemuan bangkai kapal yang terbenam di Sungai Lematang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Selasa, (7/10/2014) kemarin masih butuh penelitian lebih lanjut untuk memastikan apakah kapal tersebut peninggalan jaman kerajaan.
"Masih butuh penggalian data lebih banyak tentang penemuan ini," ujar Kepala Balai Arkeologi Palembang, Nurhadi Rangkuti, Rabu, (8/10/2014).
Penelitian bisa dilakukan dengan cara melihat bentuk, ciri-ciri, dan teknologi yang digunakan dalam membuat kapal.
Di masa kerajaan pembuatan kapal masih sangat kuno. Untuk merekatkan papan masih menggunakan pasak. Bagian kapal biasanya akan ditemukan banyak lubang-lubang yang digunakan untuk mengikatkan tali kapal.
"Talinya masih menggunakan ijuk," jelasnya
Bentuk kapal sendiri sama seperti kapal-kapal biasanya. Memiliki panjang 20-30 meter dan kemudi terbuat dari kayu.
"Untuk memastikan umur kapal harus dilakukan uji laboratorium terhadap komponen kapal seperti kayu yang digunakan," ungkapnya
Aliran Sungai Lematang yang terhubung langsung dengan Sungai Musi merupakan jalur transportasi yang biasa dipakai oleh para pedagang maupun bangsawan kerajaan. Ada kemungkinan kapal tersebut merupakan kapal yang dipakai oleh mereka.