Klik Tribun sumsel
Air Sungai Musi Enam Kali Lebih Keruh dari Biasanya
Oleh sebab itu PDAM membatasi produksi dan menunggu hingga tingkat kekeruhan tak terlalu parah.
Penulis: Hartati |
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Keterbatasan standarisasi air baku sungai Musi membuat mesin milik PDAM Tirta Musi tak bisa menyerap dan menguraikan kekeruhan air menjadi jernih dan layak dikonsumsi.
Oleh sebab itu PDAM membatasi produksi dan menunggu hingga tingkat kekeruhan tak terlalu parah.
Saat ini tingkat kekeruhan (Turbidity) air sungai Musi mencapai 1200 NTU (satuan kekeruhan air) atau enam kali lipat melonjak dari derajat kekeruhan yang biasanya hanya 200 NTU saja.
Akibat pengurangai produksi ini membuat layanan air bersih ke pelanggan bagian ujung layanan terkendala. Akibatnya ribuan pelanggan terpaksa "puasa" air bersih. Pelanggan di wilayah Soak, Tanjung Simpur, Sukarame, Aal, Talang Jambi, Sako dan kawasan pelayanan ujung lainnya memang terhambat mendapat air bersih. Pelanggaan di wilayah pelayanan dekat booster pun tetap mendapat air bersih tapi tekanannya juga tak maksimal dan selancar seperti biasanya.
" Kami minta agar pelanggan maklum dengan kondisi ini sebab ini diluar perhitungan teknis karena faktor alam bukan kehendak kita tapi hari ini kita sudah mulai produksi air baku secara penuh seperti hari biasanya ," ujar Ir Cikmit, Dirut PDAM Tirta Musi Palembang pada Tribunsumsel.com, Kamis (27/3/2014).