HEALTHY LIFE

Anda Penderita Maag, Puasa Sebagai Obat Mujarab

Pertanyaan yang sering sekali muncul pada penderita sakit maag di bulan puasa adalah, bolehkah saya berpuasa?

Editor: BangOpeak

PALEMBANG, TRIBUN – Pertanyaan yang sering sekali muncul pada penderita sakit maag di bulan puasa adalah, bolehkah saya berpuasa? Namun sebelumnya harus diketahui hikmah berpuasa di bulan Ramadan yaitu berpuasalah agar kamu sehat. Jadi jelas jawabannya bagi orang yang sakit maag apalagi yang tidak mempunyai sakit maag sangat diwajibkan berpuasa agar tubuh menjadi sehat, dari radikal bebas (racun tubuh) yang dihasilkan dari makan-makanan yang manusia konsumsi.

Namun tidak semua penderita sakit maag diperbolehkan berpuasa, apalagi bagi penderita sakit maag yang akut, gejalanya biasanya mual dan muntah bahkan muntah darah atau buang air besar hitam. Jelas mereka tidak disarankan untuk berpuasa,” ujar Dr Suyata SpPD Spesialis Penyakit Dalam RSMH Palembang kepada Tribun Sumsel Rabu (24/7).

Menurutnya secara umum sakit maag atau istilah medisnya dispepsia dibagi menjadi 2 kelompok besar yaitu sakit maag fungsional dan sakit maag organik. Kepastian pembagian ini tentu setelah dilakukan peneropongan bagian dalam tubuh dengan alat yang disebut endoskopi.

Dispepsia fungsional terjadi apabila pada pemeriksaan lebih lanjut dengan endoskopi (teropong saluran pencernaan atas) tidak didapatkan kelainan secara anatomi. Adapun dispepsia organik adalah secara pemeriksaan lebih lanjut dengan endoskopi didapatkan kelainan secara anatomi, misalnya luka dalam atau luka lecet pada kerongkongan, lambung atau  usus dua belas jari, polip pada kerongkongan, lambung atau usus dua belas jari serta kanker pada organ pencernaan tersebut.

“Pada saat berpuasa, terutama setelah 6-8 jam perut kosong akan terjadi peningkatan asam lambung yang dapat menyebabkan gejala sakit maag. Keadaan ini biasanya berlangsung hanya pada 1 pekan puasa pertama dan gejala ini Insya Allah tidak dirasakan lagi pada minggu-minggu berikutnya,” kata dr Suyata.

Sedangkan pada orang yang sehat, keadaan ini dapat diatasi dengan pilihan makan yang tepat saat berbuka dan sahur, serta kegiatan yang tidak menyebabkan terjadinya peningkatan udara di dalam lambung, serta peningkatan asam lambung. Adapun pada orang yang memang terdapat kelainan organik,puasa akan memperberat kondisi sakit lambungnya jika tidak diobati dengan tepat.

Namun,jika sakit lambungnya diobati, merek juga dapat melakukan ibadah puasa seperti orang normal umumnya. “Karena itu, saya saat ini adalah waktu yang tepat bagi para penderita sakit maag untuk pergi ke dokter mengevaluasi apakah sakit maag yang diderita, termasuk yang mempunyai kelainan organik atau fungsional. Dengan begitu,pada saat berpuasa bisa lancar," tambahnya.

Tags
Puasa
Maag
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved