Warga Sumsel Mulai Serbu Pasar 16 Ilir
Toko yang banyak diserbu pembeli umumnya toko pakaian, sepatu, dan peralatan salat, sedangkan toko makanan masih mempersiapkan bahan dagangan.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – Meskipun cuaca cukup terik, tidak mengurangi keramaian dari sentra perekonomian kota Palembang yakni Pasar 16 Ilir Senin (22/7/2013). Para penjual dan pembeli terlibat interaksi tawar menawar untuk mendapatkan kecocokan harga. Membeludaknya para pedagang hingga melebar ke badan jalan dan lorong-lorong pasar, semakin disesaki para pembeli.
Pakaian muslim, mukenah, sarung, peci, sajadah, dan pakaian dengan tren fesyen terbaru seperti kaos, kemeja, dan jeans mendominasi disetiap sudut pertokoan, diperkirakan Pasar 16 Ilir mencapai puncak keramaiannya mulai dari H-7.
Berdasarkan pantauan Tribun Sumsel, mereka yang banyak berbelanja di Pasar 16 Ilir, umumnya masyarakat Palembang maupun diluar kota Palembang, seperti dari daerah jalur perairan seperti Kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Ilir, serta Ogan Komering Ilir.
Surtini (48) mengaku belanja jauh-jauh hari, biar nanti mendekati lebaran stok diwarungnya sudah banyak, dan tidak perlu repot-repot lagi ke Palembang. “Biasanya dekat lebaran lebih banyak belanja sembako seperti gula, minyak, gandum, dan telur serta sejumlah pakaian muslim,” kata Surtini warga jalur Karang Agung.
Menurutnya bila belanja dihari-hari biasa setiap minggunya hanya sekitar Rp 8 juta, namun mendekati hari lebaran belanja bisa mencapai Rp 30 juta, selain karena barang-barang yang melonjak naik, juga kebutuhan stok yang harus cukup hingga seminggu usai lebaran.
Saat ini, toko yang banyak diserbu pembeli umumnya toko pakaian, sepatu, dan peralatan salat, sedangkan toko makanan masih mempersiapkan bahan dagangan. "Biasanya ramai sepekan sebelum lebaran," kata Hasan, pedagang manisan di Pasar 16 Ilir.
Lain halnya dengan Vera (25) tahun yang belanja ke Pasar 16 untuk sekedar melengkapi toko bajunya yang berada di Kota Lahat. "Saya biasanya dua minggu sekali ke Palembang, kalau stok pakaian sudah mulai habis saya biasa belanja langsung ke Palembang, apalagi menjelang lebaran biasanya model baju terbaru banyak yang keluar," kata Vera.
Harga pakaian yang dijual juga cukup bervariatif berkisar dari Rp.20 ribu hingga ratusan ribu. "Kita menyediakan semua barang dengan harga bervariasi. " kata Yusrizal, pemilik toko pakaian.
Untuk mode dan tren baju yang ditawarkan tidak kalah dengan mode yang ada di televise atau majalah. “Semua pakaian yang kita jual disini, mengikuti selera pasar, jadi jangan takut untuk kualitas juga tidak kalah dengan yang di mal,” ujarnya.