Pilkada Banyuasin
Semua Calon Utamakan Pembangunan Infrastruktur
Calon pasangan bupati dan wakil bupati Banyuasin untuk jangan saling menghujat, tidak anarkis, harus mematuhi dan taat aturan pilkada Banyuasin.
Keenam calon pasangan diberikan waktu 20 menit, untuk menyampaikan visi dan misi mereka dihadapan ketua DPRD Banyuasin, Agus Salam, serta anggota DPRD Banyuasin, Bupati Banyuasin, Amiruddin Inoed serta kepala SKPD Banyuasin dan segenap unsur muspida.
Yan Anton Ferdian bersama Supriono pertama kali menyampaikan visi dan misi dihadapan anggota DPRD Banyuasin mengatakan saat ini pembangunan Banyuasin telah berhasil, oleh karena itu sudah selayaknya untuk diteruskan pembangunan Kabupaten Banyuasin.”Kita teruskan pembangunan Banyuasin, jangan sampai berhenti disini saja,”ujar Yan Anton Ferdian,Senin (20/5/2013).
"Dimana sesuai visi dan misi kita, dimana visi 2013-2018 mendatang yaitu menjadikan Kabupaten Banyuasin terdepan, berdaya saing dan mandiri.”Itu yang kita andalkan,”jelasnya.
Bahkan apalagi dirinya dan SA Supriono terpilih sebagai Bupati dan wakil Bupati Banyuasin periode 2013-2018 mendatang, pihaknya akan mengelontorkan anggaran sebesar Rp 500 juta tiap desa yang ada di Banyuasin.”Kita berikan anggaran Rp 500 juta tiap desa, sehingga tiap desa dapat menggunakan anggaran itu untuk membangun desanya, mulai dari jalan dan lain sebagainya,”jelasnya seraya mengungkapkan Banyuasin terdiri dari 304 desa yang berasal dari 19 Kecamatan.
Agus Saputra dan Sugeng saat menyampaikan visi dan misinya berjanji akan membangun Kabupaten banyuasin dengan menganggarkan dana untuk satu milyar/desa.”Kita akan berikan anggaran kepada desa yaitu Rp 1 milyar, dan juga pembangunan infrastruktur akan selesai dibangun selama tiga tahun,”ucapnya.
H Hazuar Bidui AZ - Agus Sutikno (Hazbi Bagus) juga mengatakan pihaknya menawarkan program untuk menjadikan Banyuasin lebih maju dan sejahtera dengan konsep Banyuasin TERBUKA 2018. Dengan artian terbuka yaitu transparan, ekonomi kerakyatan, religius, berbudaya, unggul berkeadilan dan aman. Dan dirinya menambahkan pembangunan banyuasin memang sudah berjalan tapi masih banyak. "Kami berkomitmen untuk mengabdi dan menata banyuasin yang lebih baik lagi,”jelasnya.
H Arkoni MD SIP dan Hj Nurmala Dewi saat menyampaikan visi dan misi menyampaikan bahwa hanya butuh waktu satu tahun untuk memperbaiki semua jalan. "Jika saya terpilih dan diamanahkan masyarakat banyuasin, cukup satu tahun semua jalan dipelosok desa akan kita perbaiki sampai bagus,”katanya. Masih katanya, tidak ada lagi jalan ketika panas berdebu dan saat hujan berlumpur.”Karena itu yang dibutuhkan agar masyarakat makmur dan sejahtera,”terangnya.
H Askolani, SH, MH - Idasril SE MM mengusung visi dan misi banyuasin Cerah (Cerdas, Sehat dan Sejahtera) 2013-2018.”Itu visi dan misi yang akan kita usung, dan kita akan membawa perubahan bagi kabupaten Banyuasin,” terangnya seraya menambahkan Banyuasin akan lebih maju dan sejahtera dengan pembangunan yang merata.
Askolani juga menerangkan, pihaknya menawarkan konsep Banyuasin cerah melalui kartu sehat dengan anggaran Rp 1 milyar. "Kartu sehat mesti harus digunakan masyarakat untuk melancarkan urusan masyarakat dalam berobat gratis,”ujarnya
Terakhir pasangan jalur perseorangan H Slamet - Syamsuri H AJ yang mengungkapkan pihaknya siap meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan akan membawa Kabupaten banyuasin bersih dari korupsi sehingga bebas korupsi."Insya Allah kepemimpinan kami akan bebas korupsi,” singkatnya.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyuasin, Yusarla pihaknya meminta kepada calon pasangan bupati dan wakil bupati Banyuasin untuk jangan saling menghujat, tidak anarkis, harus mematuhi dan taat aturan pilkada Banyuasin mendatang.
”Berpolitik lah secara santun dan sopan, sehingga menciptakan politik tinggi yang berbudaya dan santun untuk setiap calon pasangan,”katanya seraya menghimbau kepada setiap pihak untuk menyukseskan pilkada Banyuasin 6 Juni mendatang