Sriwijaya FC Optimis Juara IIC 2012
Sriwijaya FC siap menyingkirkan Persisam Putra Samarinda demi merebut gelar juara Inter Island Cup 2012.
Editor:
Hanafijal
PALEMBANG, TRIBUNSUMSEL.COM-- - Sriwijaya FC mengantongi tiket ke final Inter Island Cup (IIC) 2012 setelah pada laga semifinal di Stadion Manahan, Solo, Minggu (16/12) mengalahkan Arema 1-0. Di final, Minggu (23/12), Laskar Wong Kito akan berhadapan dengan Persisam Samarinda yang mengalahkan Persib Bandung dengan skor 2-0.
Awalnya SFC tak memasang target juara pada turnamen pramusim ini. Namun kenyataan berkata lain. Setelah sukses menggulung Arema lewat tendangan penalti oleh Ponaryo Astaman, optimisme skuad kini membuncah. Anak asuh dari Kas Hartadi, pelatih kepala SFC yakin mampu juara di ajang IIC 2012.
Tetapi menurut Kas, untuk bisa mewujudkan target juara para pemain kebanggaan Wong Kito harus mampu merecovery kondisi dan melakukan yang seimbang. Hal itu karena beberapa pemain yang tampil di semifinal kemarin, mengalami cedera.
Sultan Samma yang mengalami memar di paha kanan setelah dijegal penjaga gawang Arema, Kurnia Meiga. Kemudian gelandang asing Ali Khadaffi juga bermasalah dengan lututnya.
''Saya sudah lihat bagaimana cidera yang dialami Sultan Samma dan Khadaffi. Tapi mudah-mudahan mereka bisa tampil di final nanti,” ujar Kas Hartadi, Selasa (17/12).
Setelah tiba di Palembang, Kas juga tetap akan mengasah kekompakan anak asuhnya ke Stadion Gelora Sriwijaya untuk kembali melanjutkan evaluasi dari hasil pertandingan tersebut, terutama pada ketenangan, kesabaran dan finishing touch.
''Jelas ada recovery, tapi semua pemain harus tetap bisa menjaga cara mereka bermain, itu akan kita biasakan pada latihan sebelum menghadapi final nanti,” jelasnya.
Pria asal Solo ini juga akan menyiapkan bekal permainan agresif dan super pressing kepada anak asuhnya pada final menghadapi Persisam Samarinda.
“Kami akan berusaha untuk bermain lebih menekan dari menit awal. Untuk itu koordinasi antar lini setiap pemain sangat dibutuhkan,” ujar Kas.
Meski demikian, bukan berarti anak asunhya akan dibebani untuk menang dengan banyak gol. “Kami akan mencoba untuk memenangi pertandingan namun bukan berarti itu akan menjadi beban bagi para pemain,” lanjut ayah satu anak ini. (ibz)
Awalnya SFC tak memasang target juara pada turnamen pramusim ini. Namun kenyataan berkata lain. Setelah sukses menggulung Arema lewat tendangan penalti oleh Ponaryo Astaman, optimisme skuad kini membuncah. Anak asuh dari Kas Hartadi, pelatih kepala SFC yakin mampu juara di ajang IIC 2012.
Tetapi menurut Kas, untuk bisa mewujudkan target juara para pemain kebanggaan Wong Kito harus mampu merecovery kondisi dan melakukan yang seimbang. Hal itu karena beberapa pemain yang tampil di semifinal kemarin, mengalami cedera.
Sultan Samma yang mengalami memar di paha kanan setelah dijegal penjaga gawang Arema, Kurnia Meiga. Kemudian gelandang asing Ali Khadaffi juga bermasalah dengan lututnya.
''Saya sudah lihat bagaimana cidera yang dialami Sultan Samma dan Khadaffi. Tapi mudah-mudahan mereka bisa tampil di final nanti,” ujar Kas Hartadi, Selasa (17/12).
Setelah tiba di Palembang, Kas juga tetap akan mengasah kekompakan anak asuhnya ke Stadion Gelora Sriwijaya untuk kembali melanjutkan evaluasi dari hasil pertandingan tersebut, terutama pada ketenangan, kesabaran dan finishing touch.
''Jelas ada recovery, tapi semua pemain harus tetap bisa menjaga cara mereka bermain, itu akan kita biasakan pada latihan sebelum menghadapi final nanti,” jelasnya.
Pria asal Solo ini juga akan menyiapkan bekal permainan agresif dan super pressing kepada anak asuhnya pada final menghadapi Persisam Samarinda.
“Kami akan berusaha untuk bermain lebih menekan dari menit awal. Untuk itu koordinasi antar lini setiap pemain sangat dibutuhkan,” ujar Kas.
Meski demikian, bukan berarti anak asunhya akan dibebani untuk menang dengan banyak gol. “Kami akan mencoba untuk memenangi pertandingan namun bukan berarti itu akan menjadi beban bagi para pemain,” lanjut ayah satu anak ini. (ibz)