IDUL ADHA
5000 Muslim Keturunan Padati Masjid Cheng Ho
TRIBUNSUMSEL.COM PALEMBANG - Masjid Agung Kota Palembang siap menampung sekitar 30 ribu
Penulis: M. Syah Beni |
KH Anshori Madani, Ketua Yayasan Masjid Agung mengatakan, besok (hari ini, red) semua masyarakat akan berkumpul dan melaksanakan salat Id di Masjid Agung ini. Hal ini dikarenakan Masjid Agung merupakan trand mark Kota Palembang sehingga semua orang berbondong-bondong untuk mendatanginya. Karena itulah pihaknya telah menyiapkan semua kebutuhan jamaah agar mereka dapat salat dengan khusyuk.
"Semoga besok semua masyarakat Kota Palembang dapat menunaikan ibadah salat Id nya dengan khusyuk," ujarnya saat diwawancarai Tribun (25/10).
Tak hanya masyarakat asli Kota Palembang yang merayakan Idul Adha, warga keturunan Tionghoa pun akan meramaikan Idul Adha di Kota Palembang.
Ribuan muslim keturunan Tionghoa dipastikan akan memadati Masjid Al Islam Muhammad Cheng Ho yang terletak di Perumahan Atlit Top, Jalan Gubernur H Bastari, Palembang guna menunaikan ibadah salat Idul Adha.
Masjid yang mampu menampung sekitar dua ribu jamaah ini akan ditambah dengan memasang tenda-tenda di bagian luar sehingg mampu menambah sekitar tiga ribu jamaah lagi.
Hal ini dijelaskan oleh H Ahmad Afandi, Ketua Pembina Iman Tauhid Islam, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Sumsel. Menurutnya, saat ini pihaknya telah menyiapkan 18 tenda untuk masyarakat keturunan dan warga sekitar yang akan salat Ied.
"Kita prediksi akan mencapai 5 ribu jemaah yang memadati masjid, dengan rincian 2 ribu di dalam masjid dan 3 ribu di lapangan," ujarnya saat diwawancara Tribun. Lanjutnya, yang akan bertindak sebagai imam salat Id adalaha Ust Choirul Rizal al-Hafiz dan khatibnya KH Nurdin Mansur.
Ia juga menjelaskan, perayaaan Idul Adha untuk kaum PITI sama halnya seperti Idul Adha masyarakat lainnya, tidak ada perbedaan yang mencolok.
"Salat Id, berkurban serta bersilahturahmi juga kita lakukan," ungkapnya.
Untuk tahun ini Masjid Cheng Ho akan berkurban sedikitnya tujuh sapi dan empat kambing namun akan bertambah sampai hari minggu saat pemotongan hewan kurban.
"Kita siapkan 1.000 kupon daging untuk mereka yang akan menerima daging kurban ini," lanjutnya.
Pengurus Masjid Cheng Ho memilih hari minggu sebagai hari penyembelihan hewan kurban agar mereka yang masih ingin berkurban dapat menyalurkannya setelah salat Idul Adha.
"Kemungkinan masih ada yang ingin berkurban setelah salat Idul Adha karena itu kita pilih hari minggu," terangnya.